Home » , , » PRO-KONTRA PEMINDAHAN PASAR INPRES DONGGALA

PRO-KONTRA PEMINDAHAN PASAR INPRES DONGGALA

Written By Jattman Tampese on 19.5.11 | 19.5.11

MENANTI JAWABAN
PRO-KONTRA PEMINDAHAN PASAR INPRES DONGGALA
by. Abd. Rasyid, A.Md
Adipura Donggala ???
Riuh pikuk aktivitas jual-beli di pasar Inpres Donggala seolah menggambarkan geliat ekonomi yang menjanjikan, namun jika ditelusuri secara lebih detil maka akan tampak sejumlah problem dan gerut wajah dari para pedagang yang cenderung mengeluhkan lesunya daya beli masyarakat Kota Donggala. Dalam seminggu Pasar Ipnres Kota Donggala tidak jauh berbeda dengan pasar tradisional di desa-desa pelosok, yaitu keramaian jual-beli hanya pada hari senin dan Jum’at saja. Hal ini berarti bahwa geliat ekonomi dan perputaran modal belum menjanjikan dan sangat jauh dari harapan.

Jika melihat kondisi Ril tersebut, maka dengan adanya kebijakan Pemerintah Daerah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Donggala untuk memindahkan Pasar Inpres Donggala ke Kelurahan Ganti patut dicermati secara serius, setidaknya melalui pertimbangan yaitu :

Pertama asumsi Pemda (yang berarti telah melalui berbagai macam analisis untung-rugi, potensi-hambatan, dsb) bahwa pemindahan pasar adalah solusi praktis dan berjangka panjang bagi kemajuan ekonomi masyarakat. Kedua pemindahan pasar guna meningkatkan keindahan Kota Donggala dan menghindari kesemerawutan akibat letak Pasar yang berada persis di jantung Kota Donggala.

Jika demikian pertimbangan sederhana yang diambil, maka selanjutnya akan muncul pertanyaan lanjutan, yaitu :

Pertama mengapa Pemda tidak lebih dahulu memberikan solusi yang berdampak ekonomi secara langsung, seperti memprioritaskan pembeli-potensial (PNS Donggala yang dominan bermukim dipalu) terlebih dahulu harus bermukim di Donggala, dibandingkan memindahkan pasar?

Kedua, Jika pemindahan pasar adalah untuk kemaslahatan masyarakat umum, maka terlebih dahulu harus diperjelas urgensi pemindahan pasar secara ekonomis terkhusus bagi pelaku pasar (yakni pedagang, pembeli, tukang becak, ojek dll), apakah benar jika pasar dipindahkan maka secara otomatis daya beli akan meningkat? Sudahkan dikaji lebih dalam bahwa sesuatu yang berpindah tempat pasti membutuhkan waktu yang lama untuk kondisi yang stabil, bagaimanakah dengan nasib para pedagang yang mayoritas bermodalkan pinjaman di Bank atau ditempat lain?

Inilah kiranya yang patut untuk segera disikapi dengan bijak dan penuh tanggung jawab, sehingga jangan sampai roda pembangunan yang nampak secara fisik lebih diperioritaskan dibandingkan dengan tingkat kesejahteraan masyarakat pasar, dan jangan sampai hanya demi sebuah penghargaan Adipura rakyat jelata diajak untuk berpura-pura.

Setidaknya ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh semua pihak yang berkepentingan di dalam aktivitas pasar, yaitu :

Pertama pihak DPRD mendesak agar perencanaan pemindahan harus ditinjau ulang, dan melakukan investigasi baik dalam hal penggunaan anggaran pembangunan maupun kebijakan Pemda yang terkesan “memaksakan” pemindahan tersebut. Karena jangan sampai ada dugaan penyahlgunaan kekuasaan untuk kepentingan tertentu terhadap kebijakan pemindahan pasar yang terkesan tidak siap (baik fisik bangunan maupun fasilitas penunjang keberadaan sebuah pasar).  

Kedua pelaku pasar (terkhusus pedagang) secara pro aktif dengan prinsip kemaslahatan bersama secara sukarela dan bahu membahu melakukan monitoring ketat terhadap semua aspek formal-konstitusional, sehingga mereka memahami posisi dan hak-haknya. Sehingga hal-hal yang dapat memperkeruh suasana dapat terhindari.

Inilah sekelumit pro kontra pemindahan pasar Inpres Donggala, yang senantiasa menjadi irama di sela-sela hiruk pikuk para pedagang pasar, tidak sedikit orang yang banyak berharap terhadap aktivitas pasar yang kondusif, kondisi pasar yang nyaman dan aman. Namun dibalik itu semua selalu ada saja riak-riak yang menjadi batu sandung dari pencapaian itu.     
            
             
Share this article :

+ komentar + 1 komentar

Posting Komentar

Masukan komentar di kolom ini. Saran anda sangat bermanfaat.
Hari gini nggak ikut TARBIYAH, Kontak kami segera via email di : pksdonggala@yahoo.co.id atau sms ke (+62852410 71237)

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. PKS Donggala - Redesigned by PKS Donggala
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger