Latest Post
Tampilkan postingan dengan label PKS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PKS. Tampilkan semua postingan
2.12.13
Orasi Anis Matta di UI
Written By Unknown on 2.12.13 | 2.12.13
Download Audio Orasi Presiden PKS Anis Matta di Universitas Indonesia (UI)
*****
Bertempat di Kampus Perjuangan, Aula Fakultas Kedokteran UI dalam acara Series Seminar Dewan Guru Besar UI yang bertemakan “Indonesia Menjawab Tantangan: Kepemimpinan Menjadi Bangsa Pemenang" berlangsung sejak 26/11/13 hingga 30/11/13, Dalam acara tersebut Presiden PKS Anis Matta membeberkan ide-ide cemerlangnya dalam rangka membangun Indonesia di masa yang akan datang.
"Elemen yang dapat menciptakan kemakmuran adalah Keluarga dan Sekolah", kata Anis Matta
Rektor UI juga mengatakan bahwa UI sebagai kampus perjuaangan, melalui DGB-nya, berusaha memelopori keberlanjutan nasib bangsa melalui eksplorasi calon pemimpin.
“Kita sedang mencari pemimpin baru, waktunya sungguh tepat,” ujar Rektor UI, Prof. Dr. Muhammad Anis, saat membuka acara, Selasa (26/11).
Berikut link download Audio orasi Anis Matta di hadapan Guru Besar UI, Kamis (28/11).
Selamat Mendengarkan.
Label:
Anis Matta,
Calon Presiden,
download,
PKS
27.11.13
PKS Maluku Ikuti Pemilihan Calon Presiden
Written By Unknown on 27.11.13 | 27.11.13
Pemilihan Calon Presiden kali ini adalah untuk memilih Calon Presiden PKS. Jika Partai lain menggelar Konvensi untuk menyaring calon presiden, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memiliki cara unik yakni Pemilihan Umum Raya (Pemira). Hajatan Pemira ini disambut baik oleh jutaan kader PKS di seluruh Indonesia. "Untuk memilih Capres yang diusung oleh PKS, kami menyelenggarakan Pemilihan Umum Raya atau Pemira." Demikian dikatakan M Suhfi Majid, Sekretaris Umum Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Maluku dalam rilisnya, Selasa (26/11/2013).
Suhfi yang juga ketua panitia penyelenggara Pemira Capres untuk wilayah Maluku menandaskan, akan ada 2.079 kader se-Maluku yang akan mengikuti Pemira tersebut, "ada 254 kader inti dan 1825 kader pendukung yang terdiri dari 442 kader muda dan 1383 kader pemula," tuturnya.
Dengan melibatkan seluruh kader dan struktur partai, kami ingin memastikan aspirasi mereka tentang sosok calon Presiden dari PKS. "Kita ingin mendengar suara kader dan struktur PKS tentang sosok Presiden Indonesia masa depan dari kalangan internal," imbuhnya.
Sebagaimana layaknya Pemilu, sistem yang berjalan dalam Pemira juga berbentuk pemungutan suara. "Kami menyiapkan kertas suara, dan setiap kader serta strukutur PKS akan menentukan pilihannya pada kertas suara yang memuat capres-capres dimaksud," jelasnya.
Ada 22 capres asal PKS yang akan dipilih, dan setiap kader dan struktur akan memilih 5 nama. "Dari 22 nama capres tersebut, setiap orang memilih 5 nama. Nanti seluruh hasil pilihan dari 11 kabupaten/kota akan direkapitulasi oleh panitia propinsi, selanjutnya dikirim ke DPP PKS untuk dihitung akumulasi nasionalnya," jelasnya.
22 nama Capres asal PKS yang telah diedarkan namanya, beberapa namanya cukup terkenal sebagai tokoh nasional yaitu nama Hidayat Nur Wahid (Mantan Ketua MPR RI), DR Salim Segaf Al Jufry (Menteri Sosial), DR Sohibul Imam (Wakil Ketua DPR), Abdul Gani Kasuba (Wakil Gubernur Maluku Utara), Prof Irwan Prayitno (Gubernur Sumatera Barat), dan Ahmad Heryawan (Gubernur Jawa Barat).
Menteri asal PKS juga dimasukan sebagai Pemira, yakni Menkominfo Ir. Tifatul Sembiring dan Suswono (Menteri Pertanian). "Anis Matta, Presiden PKS juga masuk dalam daftar yang akan dipilih sebagai capres oleh kader dan struktur," tambah Suhfi.
Suhfi juga menandaskan, untuk wilayah Maluku, Pemira akan berlangsung di 11 kab/kota. "PKS ingin proses demokrasi ini berlangsung dari bawah. Dengan melibatkan seluruh kader dan struktur di 11 kab/kota se-Maluku, kita akan memahami, menyerap dan mendengar suara dari bawah tentang calon Presiden yang akan dimajukan PKS pada Pilpres 2014 nantinya," pungkasnya.
Suhfi juga menandaskan, untuk wilayah Maluku, Pemira akan berlangsung di 11 kab/kota. "PKS ingin proses demokrasi ini berlangsung dari bawah. Dengan melibatkan seluruh kader dan struktur di 11 kab/kota se-Maluku, kita akan memahami, menyerap dan mendengar suara dari bawah tentang calon Presiden yang akan dimajukan PKS pada Pilpres 2014 nantinya," pungkasnya.
Label:
Berita,
Calon Presiden,
PKS
27.11.13
Strategi Pemenangan Da'wah (3) Need BACKUP
Need Backup
Gerak seluruh komponen dakwah, baik Qiyadah dan Kader, harus seiring dan seirama untuk bersama-sama mendekatkan dan meningkatkan hubungan dengan Allah SWT dalam berbagai kesempatan.
Qiyadah dan Kader serta seluruh komponen Masyarakat Indonesia bersama-sama melakukan perubahan, memang ada kesalahan individual, namun tak mustahil terjadi kekeliruan kolektif karena membiarkan individu tertentu tanpa kontrol.
Kontrol dan koreksi diperlukan dalam setiap pelaksanaan. Bila ada penyimpangan, maka harus segera diluruskan. Bahkan, jika terjadi perubahan situasi dan kondisi yang mendasar, maka perubahan rencana dapat dilakukan. Di sinilah urgensi sistem cadangan (back up) untuk mengantisipasi dinamika tak terduga.
Tragedi perang Mu’tah memperlihatkan kondisi buruk yang tak pernah diperkirakan sebelumnya, ketika tiga komandan pasukan Muslim berguguran secara berurutan: Zaid bin Haritsah, Ja’far bin Abi Thalib dan Abdullah bin Rawahah. Pergantian posisi komando itu sudah diisyaratkan Rasulullah dalam pesan sebelum pertempuran. Di ujung situasi kritis, akhirnya tongkat komando dipegang Khalid bin Walid yang memutuskan untuk kembali ke markas pertahanan. Dari sanalah disusun rencana alternatif untuk menuntaskan misi perjuangan.
Semoga Allah berkenan menerima segala taubat serta amal saleh kita semua. Karena Dia-lah yang memberikan kekuatan dan keberkahan dalam perjuangan panjang.
Semoga Indonesia yang kita cintai bersama menjadi Negeri yang sejahtera dan dilindungi dari segala marabahaya. Peristiwa Hijrah mengingatkan kita sekali lagi, bahwa strategi pemenangan dakwah membutuhkan pilihan sikap (Choice), perencanaan matang (Plan) dan rencana cadangan (Back Up) bila ada situasi tak terduga. (Dakwatuna)
Label:
Bekal Dakwah,
Berita,
Komunikasi dakwah,
Pemilu,
PKS
27.11.13
Jelas sekali, dibutuhkan Rencana Besar untuk memenangkan pertarungan besar agar pilihan yang sudah ditetapkan tercapai. Agar agenda dakwah digerakkan oleh seluruh elemen dakwah, maka perlu dipersiapkan 4 langkah taktis:
Strategi Pemenangan Dakwah (2) - Need PLAN
Need Plan
Jelas sekali, dibutuhkan Rencana Besar untuk memenangkan pertarungan besar agar pilihan yang sudah ditetapkan tercapai. Agar agenda dakwah digerakkan oleh seluruh elemen dakwah, maka perlu dipersiapkan 4 langkah taktis:
a. Mengajak diri sendiri sebagai elemen dakwah agar senantiasa konsisten. Kita masih seperti yang dulu, tidak akan berubah sikap sebagai kader yang yakin, bahwa kemenangan tak akan tercapai tanpa berjamaah (berorganisasi) dengan baik. Yang perlu dilakukan adalah memperbaiki kesalahan (corrective action) dan menegaskan komitmen bahwa tiap orang akan mendapat reward and punishment sesuai dengan capaian/kesalahannya.
b. Meyakinkan kembali para anggota keluarga, teman dekat serta rekan kerja yang pernah bersinggungan dengan dakwah, bahwa kita adalah satu dan terus bergerak bersama karena kita mencintai semuanya karena Allah.
c. Bersilaturahim dengan komponen dakwah lainnya dan masyarakat muslim lainnya untuk berjuang dan bergandeng tangan dalam mengartikulasikan kepentingan umat, antara lain warga NU, Muhammadiyah, Persatuan Islam, PUI, kalangan pesantren dll.
d. Memohon maaf atas segala kekhilafan serta terus melayani sepenuh hati terhadap segenap komponen masyarakat, baik mereka yang simpati, antipati maupun kelompok pembenci sekalipun.
Kita harus berani menyatakan secara kesatria: “Kami adalah manusia biasa yang penuh alfa dan dosa serta berusaha hadir untuk semua demi mewujudkan cita-cita Indonesia yang Adil, Sejahtera dan Bermartabat”. (Dakwatuna)
Label:
Bekal Dakwah,
Berita,
Komunikasi dakwah,
Pemilu,
PKS
27.11.13
Strategi Pemenangan Da'wah (1) Need CHOICE
Jika ada ide agar aktivitas dakwah dilakukan secara spontan, tanpa perencanaan (No plan), pilihan (No choice), dan cadangan (No backup), maka itu hanya terjadi situasi khusus/darurat yang membutuhkan improvisasi dan proteksi berlapis-lapis demi keamanan operasi.
Tetapi, Sunnah Nabawiyah yang berlaku umum/generik adalah persiapan detil dari awal hingga akhir, di samping membuka kemungkinan terjadi revisi atau adaptasi sejalan dengan perkembangan lingkungan.
Demi keberhasilan dakwah, perlu diperhatikan tiga langkah penting, yaitu:
Need choice
Sebagai Kader dakwah, setiap aktivis harus punya pilihan sikap dalam mencapai tujuan yang telah disepakati. Harus optimis untuk bersama-sama memenangkan Agenda Dakwah di berbagai aspek. Antara lain, menjelang Pemilihan Umum di Indonesia tahun 2014, perlu dikawal: Kepemimpinan Nasional seperti apa yang harus dikawal dan didorong.
Kita menyaksikan bangsa Indonesia kembali mengalami Krisis Kepemimpinan di level nasional setelah 15 tahun Gerakan Reformasi bergulir. Jika dibiarkan sembarang figur tampil sebagai Pemimpin Nasional, maka kondisi bangsa mungkin akan kolaps dan aspirasi umat Islam (komponen mayoritas) akan terbengkalai. Kita ingin memastikan masa depan Indonesia akan semakin solid dan maju di bawah kepemimpinan baru dan agenda keumatan berjalan sesuai tahapannya.
Dalam konteks itu, tiap Aktivis perlu menentukan sikap dan pilihan, tak bisa netral dan ragu-ragu. Konsistensi sikap itu yang menjadi prasyarat keberhasilan. (Dakwatuna)
Label:
Bekal Dakwah,
Berita,
Komunikasi dakwah,
Pemilu,
PKS
24.11.13
Didorong Maju Jadi Capres, Ini Jawaban Anis Matta
Written By Unknown on 24.11.13 | 24.11.13
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) HM Anis Matta menyampaikan dirinya masih pikir-pikir terkait wacana pencapresan dirinya pada momentum pelaksanaan Pemilhan Presiden (Pilpres) Tahun 2014.
"Memang saat ini dukungan kuat dari kader PKS untuk memajukan kadernya pada bursa pencapresan 2014. Tuntutan ini begitu menggeliat dari kader partai di 33 provinsi yang ada di Indonesia," kata Anis Matta di Mamuju, Sabtu.
Menurut dia, untuk mengakomodasi tuntutan kader tersebut maka partainya telah mempersiapkan pembentukan panitia pelaksana pemilihan raya (Pemira) pada tingkatan wilayah untuk menetapkan nama calon presiden yang akan diajukan ke DPP PKS.
"Jadi di PKS tidak ada pertarungan antarelite yang mau maju menjadi Capres. Namun kedaulatan menentukan Capres akan dikembalikan kepada kader-kader PKS," kata Anis.
Mantan anggota DPR RI ini menyampaikan, jadi kader partai inilah yang nantinya menentukan siapa di antara kader yang dipercayakan bertarung pada Pilpres 2014.
"Jika memang kader mempercayakan kepada saya maka hal itu akan dipikirkan secara matang. Yah kita lihat dulu perkembangannya. Kan pelaksanaan Pemira juga belum dilakukan," tuturnya.
Anis menuturkan, jika kader menghendaki dirinya maju dalam burca pencapresan maka hal itu patut dihargai karena itu menjadi amanah dari kader selaku pemegang kedaulatan untuk menentukan calon pemimpinnya di masa mendatang.
"Yang pasti, ada 20 nama yang masuk dalam pelaksanaan Pemira untuk ditentukan satu nama yang akan diusung PKS maju dalam bursa pencapresan. Semua peserta akan mencoblos dari 20 nama yang masuk dalam momentum Pemira," kata Anis.
Makanya, kata Anis, dirinya juga akan melakukan kungjungan di seluruh wilayah dan meminta pendapat dari berbagai tokoh masyarakat dalam menghadapi momen Pilpres 2014.
Sementara itu Ketua DPW PKS Sulbar, Yuki Permana, menyampaikan, pihaknya tetap mendorong Anis Matta untuk maju dalam bursa pencapresan.
"Saat ini kader PKS Sulbar juga mendorong agar Pak Anis maju dalam bursa pencapresan. Makanya, kader partai di daerah bekerja keras untuk mencapai hasil maksimal pada Pemilu Leegislatif 2014," katanya.
Ia menambahkan, pelaksanaan pemira akan berlangsung pada pertengahan Desember 2013 untuk menentukan 22 nama yang akan masuk dalam bursa Pemira 2013 yang akan datang.
Label:
Anis Matta,
Berita,
PKS
20.11.13
Anis Matta Ketua Umum Bicara: "Jihad Politik Partai Dakwah" | (video MetroTV)
Written By Unknown on 20.11.13 | 20.11.13
Wawancara Metro TV dengan Presiden PKS Anis Matta dalam acara 'Ketua Umum Bicara' yang ditayangkan Metro TV, Senin (18/11/2013).
Selamat Menyaksikan :
Link Youtube-nya : disini
Label:
Anis Matta,
PKS,
Video
19.11.13
Mensos RI Bagikan 6 Ribu Paket Lauk Pauk
Written By Unknown on 19.11.13 | 19.11.13
Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan paket bantuan kepada pengungsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Bantuan yang disalurkan berupa 6.000 paket lauk pauk dan 250 unit tenda gulung.
Bantuan diserahkan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Toto Utomo Budi Santosa kemarin (17/11). “Banyak sarana dan prasarana yang rusak termasuk lahan pertanian,” kata Toto dalam keterangan tertulisnya.
Toto mengunjungi pengungsi di Posko Kabanjahe, Karo, Sumatera Utara bersama Menteri Pertanian dan Menteri Menkokesra.
Selain bantuan logistik, Kementerian Sosial juga mengerahkan 30 relawan taruna siaga bencana (Tagana) untuk membantu pengungsi.
Penanganan terhadap pengungsi ini menurut Toto harus dilakukan dengan segera. Ini pentung dilakukan untuk mencegah adanya kerugian yang lebih besar lagi.
Hingga saat ini, Sinabung belum berhenti menyembutkan materi vulkaniknya. letusan terakhir tejadi tadi malam sekitar pukul 20.24 wib.
Jumlah pengungsi menyentuh angka 6.155 orang. Pengungsi terus bertambah karena gunung api tesebut tak juga berhenti menyemburkan materi vulkaniknya.
Kepanikan yang terjadi membuat warga di desa yang sebenarnya tidak direkomendasikan untuk mengungsi, ikut mengungsi. Pengungsi tersebar di 16 titik pengungsian.
18.11.13
FPKS (PNS Wajar Dapat Pensiun. Kalau DPR?.....
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di DPR mendukung penuh wacana tak diberikannya pensiun bagi anggota DPR yang selesai masa baktinya. Namun tak hanya DPR, Partai berlambang Sabit Kembar ini juga meminta agar presiden dan pejabat tinggi negara lainnya juga tak menerima pensiun melainkan pesangon.
Ketua Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid mengatakan, usulan agar anggota legislator tak mendapat pensiun sangat wajar. Pasalnya, anggota DPR berbeda dengan PNS yang mendapat pensiun karena mengabdi seumur hidup.
"Itu sebuah pemikiran yang wajar-wajar saja jika dikaitkan dengan fungsi DPR yang masa jabatannya periodik, tidak selamanya seperti PNS," kata Hidayat saat dihubungi, Jumat (15/11/2013).
Ketua DPP Kebijakan Publik PKS ini menuturkan jika anggota DPR merupakan jabatan politik yang sama halnya dengan pejabat negara lain seperti presiden, Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Konstitusi (MK). Karena itu, dia mengharapkan agar merevisi dengan segera UU Kepegawaian yang mengatur tentang pensiunan pejabat negara.
"Itu namanya jabatan politik, sesungguhnya bukan hanya DPR, presiden, menteri dan lembaga hukum seperti MK, KY dan sebagainya itu jabatan politik, biar semua menjadi UU berlaku untuk semua, sebaiknya usulan ini dilakukan menjadi UU Kepegawaian agar tidak diberikan ruang untuk pensiun, prinsipnya kita setuju," cetus pria yang akrab disapa HNW ini.
Lebih jauh dia pun menantang wacana tersebut segera direalisasikan dengan merevisi UU. Antara DPR dan pemerintah yang punya kewenangan untuk merevisi UU itu.
"Kalau itu anggapan dari dulu. Semenjak UU, melakukan sejak dari dulu begitu kemudian akan menghabiskan APBN dan lain-lain, sekali pun kemudian harus ada solusi produk UU merubah UU itu bisa merupakan insiatif pemerintah, inisiatif DPR agar mumpung masalah ini mengemuka, sebaiknya diselesaikan. Pejabat negara tidak menerima pensiun di luar PNS," jelas mantan Presiden PKS.
"Kita mendukung, sekali lagi masalah selesai dengan baik intinya ini produk UU maka diselesaikan harus dengan mengoreksi UU," seru Hidayat.
Terkait ideal pesangon yang layaknya diterima anggota DPR. Anggota Komisi VIII DPR tak berani mengungkap, berapa idealnya pesangon yang diterima anggota DPR.
"Wah enggak paham (berapa idealnya), itu biar diurus sama BAKN, DPR maupun juga oleh kementerian keuangan atau Bappenas mereka punya kewenangan mengatur, gaji standar pesangon bagi mereka yang telah bekerja untuk kepentingan publik," lugas mantan Ketua MPR ini.
7.11.13
Prahara Jadi Anugerah
Written By Unknown on 7.11.13 | 7.11.13
Lyric dan nada : H. Tate Qomaruddin
Walau berjuta fitnah menghujam
Walau perih dan duka menikam
Tiada 'kan henti' ku lari mengejar
Cinta Ilahi dan cita menjulang
Padukan hati satukan langkah
Lipatgandakan amal kebajikan
Kepada Allah kita kan berserah
Agar prahara menjadi anugrah
Reff :
Kobarkan semangat di dalam jiwa
Enyahkan duka nestapa di dada
Lantunkan munajat pada Yang Kuasa
Teguhkan pilihanmu di jalan-Nya
Selagi hayat di kandung badan
Tak kan ku rela dakwah dinista
Balikkan arus dan lalu ciptakan
Gelombang baru yang kian menerjang
Walau berjuta fitnah menghujam
Walau perih dan duka menikam
Tiada 'kan henti' ku lari mengejar
Cinta Ilahi dan cita menjulang
Padukan hati satukan langkah
Lipatgandakan amal kebajikan
Kepada Allah kita kan berserah
Agar prahara menjadi anugrah
Reff :
Kobarkan semangat di dalam jiwa
Enyahkan duka nestapa di dada
Lantunkan munajat pada Yang Kuasa
Teguhkan pilihanmu di jalan-Nya
Selagi hayat di kandung badan
Tak kan ku rela dakwah dinista
Balikkan arus dan lalu ciptakan
Gelombang baru yang kian menerjang
Download mp3 klik disini
15.10.10
_Part+6_2.MP4_000109880.jpg)









