Latest Post
Tampilkan postingan dengan label Bencana. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bencana. Tampilkan semua postingan
19.11.13
Mensos RI Bagikan 6 Ribu Paket Lauk Pauk
Written By Unknown on 19.11.13 | 19.11.13
Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan paket bantuan kepada pengungsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Bantuan yang disalurkan berupa 6.000 paket lauk pauk dan 250 unit tenda gulung.
Bantuan diserahkan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Toto Utomo Budi Santosa kemarin (17/11). “Banyak sarana dan prasarana yang rusak termasuk lahan pertanian,” kata Toto dalam keterangan tertulisnya.
Toto mengunjungi pengungsi di Posko Kabanjahe, Karo, Sumatera Utara bersama Menteri Pertanian dan Menteri Menkokesra.
Selain bantuan logistik, Kementerian Sosial juga mengerahkan 30 relawan taruna siaga bencana (Tagana) untuk membantu pengungsi.
Penanganan terhadap pengungsi ini menurut Toto harus dilakukan dengan segera. Ini pentung dilakukan untuk mencegah adanya kerugian yang lebih besar lagi.
Hingga saat ini, Sinabung belum berhenti menyembutkan materi vulkaniknya. letusan terakhir tejadi tadi malam sekitar pukul 20.24 wib.
Jumlah pengungsi menyentuh angka 6.155 orang. Pengungsi terus bertambah karena gunung api tesebut tak juga berhenti menyemburkan materi vulkaniknya.
Kepanikan yang terjadi membuat warga di desa yang sebenarnya tidak direkomendasikan untuk mengungsi, ikut mengungsi. Pengungsi tersebar di 16 titik pengungsian.
16.10.11
Donggala, (PKS Donggala) - Jum’at 14/10/2011 sekitar pukul 16.00 Wita 3 Desa di
wilayah Kecamatan Banawa Selatan Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah yaitu Desa Mbuwu, Ongulara
dan sebagian desa Watatu dilanda banjir bandang yang mengakibatkan 3 orang warga Desa Mbuwu meninggal dunia dan puluhan rumah warga lainya rusak berat.
Hingga saat ini posko yang ada di lokasi banjir
bandang yang terletak di desa Mbuwu masih berasal dari Posko Dinas Sosial dan
Dinas Kesehatan Kabupaten Donggala, bantuan-bantuan yang tersedia masih sangat
minim dan kurang mencukupi bagi para korban banjir.
Banjir Bandang Donggala, 3 Meninggal, Ratusan Rumah Rusak
Written By Unknown on 16.10.11 | 16.10.11
Donggala, (PKS Donggala) - Jum’at 14/10/2011 sekitar pukul 16.00 Wita 3 Desa di
wilayah Kecamatan Banawa Selatan Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah yaitu Desa Mbuwu, Ongulara
dan sebagian desa Watatu dilanda banjir bandang yang mengakibatkan 3 orang warga Desa Mbuwu meninggal dunia dan puluhan rumah warga lainya rusak berat.
Banjir bandang yang melanda desa tersebut
begitu cepat terjadi sehingga warga tidak sempat untuk menyelamatkan sebagian harta
benda yang dimiliki. Diperkirakan berdasarkan laporan dari kepala dusun di Desa
Mbuwu yang merupakan desa yang berdampak banjir yang cukup parah ada sekitar
400 KK lebih yang mengalami kerusakan rumah dan kehilangan harta benda.
Bantuan-bantuan yang masih sangat dibutuhkan bagi
korban banjir adalah kebutuhan sembako dan pakaian serta penanganan psikologis
warga yang masih merasa was-was apabila di daerah sekitar desa mengalami hujan
lagi.(Kicong)
1.11.10
Korban Tewas Mentawai 449 Orang, Merapi 37 Orang
Djoko Tjiptono - detikNews
Jakarta - Pemerintah terus mendata jumlah korban dari bencana tsunami di Kabupaten Mentawai dan gunung meletus di Merapi. Jumlah korban terus bertambah.
Hal ini disampaikan Staf Khusus Presiden Bidang Bencana dan Bantuan Sosial, Andi Arief, kepada detikcom, Minggu (31/10/2010). Menurut dia hingga pukul 10.00 WIB, Minggu pagi ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumbar kembali melansir data baru.
"Data dari BPBD Sumbar pukul 10.00 WIB, korban tsunami Mentawai yang meninggal 449 orang," ujarnya.
Sementara jumlah korban hilang di Mentawai ada 96 orang, luka berat 270 orang, dan luka ringan 142 orang. Adapun jumlah orang yang mengungsi mencapai 14.983 jiwa.
Sementara itu, untuk korban letusan Gunung Merapi, juga ada pertambahan data. Update data terbaru ini adalah per pukul 09.00 WIB.
"Korban meninggal dunia total 37 orang," kata Andi.
Sementara itu, korban luka bakar ada 3 orang. Korban luka ringan tinggal 2 orang, 7 orang lainya sudah dipulangkan.
Sedangkan, jumlah pengungsi di Sleman mencapai 18.929 orang. Jumlah ini bertambah pasca letusan Sabtu dini hari. Di Magelang ada 25.354 orang pengungsi, di Klaten 3.500 orang, dan di Boyolali 3.970 orang.
Sumber : Detiknews
Jakarta - Pemerintah terus mendata jumlah korban dari bencana tsunami di Kabupaten Mentawai dan gunung meletus di Merapi. Jumlah korban terus bertambah.
Hal ini disampaikan Staf Khusus Presiden Bidang Bencana dan Bantuan Sosial, Andi Arief, kepada detikcom, Minggu (31/10/2010). Menurut dia hingga pukul 10.00 WIB, Minggu pagi ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumbar kembali melansir data baru.
"Data dari BPBD Sumbar pukul 10.00 WIB, korban tsunami Mentawai yang meninggal 449 orang," ujarnya.
Sementara jumlah korban hilang di Mentawai ada 96 orang, luka berat 270 orang, dan luka ringan 142 orang. Adapun jumlah orang yang mengungsi mencapai 14.983 jiwa.
Sementara itu, untuk korban letusan Gunung Merapi, juga ada pertambahan data. Update data terbaru ini adalah per pukul 09.00 WIB.
"Korban meninggal dunia total 37 orang," kata Andi.
Sementara itu, korban luka bakar ada 3 orang. Korban luka ringan tinggal 2 orang, 7 orang lainya sudah dipulangkan.
Sedangkan, jumlah pengungsi di Sleman mencapai 18.929 orang. Jumlah ini bertambah pasca letusan Sabtu dini hari. Di Magelang ada 25.354 orang pengungsi, di Klaten 3.500 orang, dan di Boyolali 3.970 orang.
Sumber : Detiknews
