Latest Post
24.11.13
Peta Kab. Donggala Dengan Jarak Kecamatan
Written By Unknown on 24.11.13 | 24.11.13
Peta Kabupaten Donggala
Terdiri dari 16 Kecamatan
1. Kec. Rio Pakava
2. Kec. Banawa Selatan
3. Kec. Banawa Tengah
4. Kec. Banawa
5. Kec. Pinembani
6. Kec. Tanantovea
7. Kec. Labuan
8. Kec. Sindue Induk
9. Kec. Sindue Tombusabora
10. Kec. Sindue Tobata
11.Kec. Sirenja
12. Kec. Dampelas
13. Kec. Balaesang Tanjung
14. Kec. Balaesang
16. Kec. Sojol
16. Kec. Sojol Utara
Label:
Donggala,
Peta Kabupaten Donggala
24.11.13
Didorong Maju Jadi Capres, Ini Jawaban Anis Matta
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) HM Anis Matta menyampaikan dirinya masih pikir-pikir terkait wacana pencapresan dirinya pada momentum pelaksanaan Pemilhan Presiden (Pilpres) Tahun 2014.
"Memang saat ini dukungan kuat dari kader PKS untuk memajukan kadernya pada bursa pencapresan 2014. Tuntutan ini begitu menggeliat dari kader partai di 33 provinsi yang ada di Indonesia," kata Anis Matta di Mamuju, Sabtu.
Menurut dia, untuk mengakomodasi tuntutan kader tersebut maka partainya telah mempersiapkan pembentukan panitia pelaksana pemilihan raya (Pemira) pada tingkatan wilayah untuk menetapkan nama calon presiden yang akan diajukan ke DPP PKS.
"Jadi di PKS tidak ada pertarungan antarelite yang mau maju menjadi Capres. Namun kedaulatan menentukan Capres akan dikembalikan kepada kader-kader PKS," kata Anis.
Mantan anggota DPR RI ini menyampaikan, jadi kader partai inilah yang nantinya menentukan siapa di antara kader yang dipercayakan bertarung pada Pilpres 2014.
"Jika memang kader mempercayakan kepada saya maka hal itu akan dipikirkan secara matang. Yah kita lihat dulu perkembangannya. Kan pelaksanaan Pemira juga belum dilakukan," tuturnya.
Anis menuturkan, jika kader menghendaki dirinya maju dalam burca pencapresan maka hal itu patut dihargai karena itu menjadi amanah dari kader selaku pemegang kedaulatan untuk menentukan calon pemimpinnya di masa mendatang.
"Yang pasti, ada 20 nama yang masuk dalam pelaksanaan Pemira untuk ditentukan satu nama yang akan diusung PKS maju dalam bursa pencapresan. Semua peserta akan mencoblos dari 20 nama yang masuk dalam momentum Pemira," kata Anis.
Makanya, kata Anis, dirinya juga akan melakukan kungjungan di seluruh wilayah dan meminta pendapat dari berbagai tokoh masyarakat dalam menghadapi momen Pilpres 2014.
Sementara itu Ketua DPW PKS Sulbar, Yuki Permana, menyampaikan, pihaknya tetap mendorong Anis Matta untuk maju dalam bursa pencapresan.
"Saat ini kader PKS Sulbar juga mendorong agar Pak Anis maju dalam bursa pencapresan. Makanya, kader partai di daerah bekerja keras untuk mencapai hasil maksimal pada Pemilu Leegislatif 2014," katanya.
Ia menambahkan, pelaksanaan pemira akan berlangsung pada pertengahan Desember 2013 untuk menentukan 22 nama yang akan masuk dalam bursa Pemira 2013 yang akan datang.
Label:
Anis Matta,
Berita,
PKS
24.11.13
Balon Udara Hamas Bikin Israel Ketar-ketir
Sumber militer zionis Israel memaparkan kekhawatiran mereka terhadap sejumlah balon udara yang terbang di langit Gaza yang digunakan Hamas untuk memantau dan mengumpulkan informasi intelijen.
Situs informasi Waela Israel menyebutkan gerakan Hamas akhir-akhir ini menggunakan sarana intelijen baru menghadapi pihak Israel, termasuk menggunakan balon-balon udara di langit Gaza.
Situs informasi Waela Israel menyebutkan gerakan Hamas akhir-akhir ini menggunakan sarana intelijen baru menghadapi pihak Israel, termasuk menggunakan balon-balon udara di langit Gaza.
''Balon tersebut membawa serta kamera pengawas untuk mengumpulkan informasi intelijen seputar target zionis di sepanjang pantai Gaza,'' sebut laporan Waela seperti dikutip Pusat Informasi Palestina.
Mengutip pejabat militer zionis di kawasan Selatan, Hamas disebutkan gencar mengumpulkan informasi intelijen di jantung zionis dan kawasan berbatasan dengan Gaza. Karena itu, Hamas menerbangkan balon-balon udara dengan kamera pengintai.
Balon-balon udara ini membuat kekhawatiran di kalangan zionis terhadap kemampuan militer Hamas, terutama dalam pengembangan rudal dan penggalian terowongan.
Mengutip pejabat militer zionis di kawasan Selatan, Hamas disebutkan gencar mengumpulkan informasi intelijen di jantung zionis dan kawasan berbatasan dengan Gaza. Karena itu, Hamas menerbangkan balon-balon udara dengan kamera pengintai.
Balon-balon udara ini membuat kekhawatiran di kalangan zionis terhadap kemampuan militer Hamas, terutama dalam pengembangan rudal dan penggalian terowongan.
Label:
Dunia Islam,
Hammas,
Palestina
20.11.13
Anis Matta Ketua Umum Bicara: "Jihad Politik Partai Dakwah" | (video MetroTV)
Written By Unknown on 20.11.13 | 20.11.13
Wawancara Metro TV dengan Presiden PKS Anis Matta dalam acara 'Ketua Umum Bicara' yang ditayangkan Metro TV, Senin (18/11/2013).
Selamat Menyaksikan :
Link Youtube-nya : disini
Label:
Anis Matta,
PKS,
Video
19.11.13
Sumber: Dakwatuna
Pledoi Ini Bersejarah Karena Membuat Hakim Menangis
Written By Unknown on 19.11.13 | 19.11.13
Sangat mengejutkan, seorang dokter dari Ikhwanul Muslimin yang saat ini ditahan penguasa kudeta membacakan pledoinya, dan membuat para hakim menangis. Tapi yang lebih mengejutkan lagi adalah keputusan hakim setelah pledoi tersebut.
Dalam persidangan yang kedelapan, dr. Muhammad Abu Zaid membacakan pledoi untuk membela dirinya dal beberapa orang anggota Ikhwanul Muslimin yang dikenakan tuduhan yang sama. Berikut isinya:
“Aku perkenalkan diriku. Namaku Muhammad Sayid Abu Zaid. Aku bekerja sebagai dokter pembiusan di kota Benha. Aku meraih bachellor kedokteran dari Universitas Manufiyah. Sebenarnya, bulan ini in sya’a Allah aku akan mengikuti ujian pasca sarjanaku.
Aku juga pernah mendapat juara dua dalam sebuah perlombaan hafalan Al-Qur’an tingkat nasional. Selain itu aku juga mempunyai tiga ijazah hafalan Al-Qur’an.
Saat ini aku berada di sini sudah lebih dari 100 hari, tidur di lantai. Keadaanku sama dengan para tahanan yang lain di Mesir. Orang-orang terbaik di Mesir saat ini banyak yang tidur di lantai.
Kami semua ditangkap militer dan polisi dalam aksi penangkapan yang brutal dan tidak terencana. Tapi walaupun begitu, yang terjadi sungguh aneh, penangkapan itu telah memasukkan dokter, insinyur, apoteker, guru qira’at Al-Qur’an, para penghafal Al-Qur’an berkumpul di satu sel tahanan yang sama. Ini merupakan ketidak-sengajaan yang memuliakan kami.
Kelompok kami harus menghadapi 13 tuduhan yang tertulis di BAP. Satu tuduhan saja sebenarnya hanya bisa dilakukan oleh orang yang benar-benar jahat. Orang yang mempunyai masa lalu yang kelam dalam dunia kejahatan.
Namun kami yang mempunyai asal-usul seperti saya sebutkan di atas harus menghadapi 13 tuduhan.
Dalam kelompok kami ada 3 orang yang menderita sakit jantung, satu di antaranya baru saja menjalani operasi pembedahan. Ada satu orang yang menderita diabetes, sebenarnya sehari-harinya dia harus mengonsumsi obat-obatan kalau mau hidup lebih normal. Ada juga dua orang yang baru menjalani operasi pembedahan tulang belakang.
Hakim yang kami muliakan, ini adalah kali kedelapan kami hadir di depan majelis hakim dan jaksa. Sebenarnya persidangan-persidangan yang telah lewat benar-benar memberikan pukulan yang berat bagi kami, dan membuat citra buruk hakim di mata kami.
Dulu peradilan kami yakini sebagai profesi yang mulia, sama seperti profesi kedokteran yang kujalani. Tapi kenapa para hakim dan jaksa saat ini terlihat tidak bebas, mereka hanya menerima perintah dari penguasa di atas?
Kalau aku membuat sakit seorang pasien karena kesalahanku dalam mengobatinya, walaupun tidak sengaja, aku akan merasa menyesal sekali. Aku akan merasa berdosa, dan mungkin tidak bisa tidur beberapa malam. Tapi kenapa, 29 orang tahanan ini harus tidur di lantai lebih dari 100 hari, sedangkan para hakim dan orang-orang yang menangkap mereka sama sekali tidak merasa bersalah atau sedih. Padahal orang-orang ini ditangkap tanpa melakukan kesalahan sama sekali. Mereka hanya memiliki pandangan politik yang berbeda saja. Kalau pun mereka tidak memiliki pandangan politik ini, tentu mereka tidak akan berada di sini.
Sudah banyak sekali persidangan kami jalani, dan kami masih saja di sini. Tapi kami ingin memberitahukan, bukan menakut-nakuti bahwa setiap malam kami selalu menghujani… (hakim bertanya, “Apa maksud menghujani?”). Kami menghujani semua orang yang telah menyebabkan kami di sini dengan doa-doa laknat. Orang-orang itu, rekan-rekannya yang terlibat, bahkan keluarga dan anak-anaknya. Karena kami yakin kami ini benar. Kami yakin kami adalah orang-orang yang dizhalimi. Dan doa-doa orang yang terzhalimi pasti akan dikabulkan oleh Allah swt. Kami sungguh heran kenapa kalian benar-benar berani kepada Allah swt. Bukankah kalian tahu bahwa kalian akan dibangkitkan di akhirat? Bukankah kalian tahu bahwa kalian akan dibangkitkan di akhirat? Bukankah kalian tahu bahwa kalian akan dibangkitkan di akhirat?
Hakim yang kali muliakan, sudah lebih dari 3 bulan kami hidup bersama kriminalis. Setiap hari kami mendengar bagaimana percakapan-percakapan mereka. Mereka kelihatan begitu tenang karena mereka memiliki koneksi hakim, pengacara dan sebagainya. Dan benar, beberapa hari kemudian mereka keluar. Mereka membayar ini dan itu. Tetangga kami beberapa kali berganti, tapi kami tetap ada di dalam penjara.
Kami ingatkan kalian akan kekuasaan Allah swt. Kami ingatkan kalian akan hak orang-orang yang kalian penjarakan. Pemeriksaan kami sudah selesai dari dulu. Tuduhan-tuduhan yang dikenakan kepada kami tidak mempunyai bukti sama sekali.
Ini salah satu di antara kami, Syihab, umurnya bari 16 tahun. Dia pelajar SLTA yang berprestasi, ayahnya seorang dosen. Umur anak ini kami kira seperti anak-anak kalian. Hasbunallahu Wani’mal Wakil…”
Pembacaan pledoi ini selesai. Pengacara menyetop dan menenangkan dr. Muhammad karena terlihat para hakim berlinang air mata.
Kemudian hakim berkata banyak dan dengan nada yang tinggi membuktikan bahwa dirinya bebas, tidak ada tekanan dari pihak manapun dalam memutuskan perkara. Bahwa memvonis bebas ataupun memenjarakan para tahanan tidak ada bedanya bagi dirinya. Karena dirinya hanya takut kepada Allah swt. Maka para tahanan pun menjawab bahwa itulah yang mereka harapkan.
Persidangan pun ditutup, dan ternyata di esok harinya baru diketahui bahwa air mata hakim itu hanyalah bohong belaka, bahwa rasa takut kepada Allah swt. hanyalah di lisannya saja. Karena hakim memutuskan memperpanjang masa tahanan 45 hari lagi. Para tahanan bersyukur, setidaknya pledoi itu telah meringankan perasaan terzhalimi mereka. Mereka telah mengungkapkan isi hari mereka
Sumber: Dakwatuna
Label:
Belajar Dari Ikhwan,
Dunia Islam,
Ujian Dakwah
19.11.13
Mensos RI Bagikan 6 Ribu Paket Lauk Pauk
Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan paket bantuan kepada pengungsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Bantuan yang disalurkan berupa 6.000 paket lauk pauk dan 250 unit tenda gulung.
Bantuan diserahkan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Toto Utomo Budi Santosa kemarin (17/11). “Banyak sarana dan prasarana yang rusak termasuk lahan pertanian,” kata Toto dalam keterangan tertulisnya.
Toto mengunjungi pengungsi di Posko Kabanjahe, Karo, Sumatera Utara bersama Menteri Pertanian dan Menteri Menkokesra.
Selain bantuan logistik, Kementerian Sosial juga mengerahkan 30 relawan taruna siaga bencana (Tagana) untuk membantu pengungsi.
Penanganan terhadap pengungsi ini menurut Toto harus dilakukan dengan segera. Ini pentung dilakukan untuk mencegah adanya kerugian yang lebih besar lagi.
Hingga saat ini, Sinabung belum berhenti menyembutkan materi vulkaniknya. letusan terakhir tejadi tadi malam sekitar pukul 20.24 wib.
Jumlah pengungsi menyentuh angka 6.155 orang. Pengungsi terus bertambah karena gunung api tesebut tak juga berhenti menyemburkan materi vulkaniknya.
Kepanikan yang terjadi membuat warga di desa yang sebenarnya tidak direkomendasikan untuk mengungsi, ikut mengungsi. Pengungsi tersebar di 16 titik pengungsian.
18.11.13
FPKS (PNS Wajar Dapat Pensiun. Kalau DPR?.....
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di DPR mendukung penuh wacana tak diberikannya pensiun bagi anggota DPR yang selesai masa baktinya. Namun tak hanya DPR, Partai berlambang Sabit Kembar ini juga meminta agar presiden dan pejabat tinggi negara lainnya juga tak menerima pensiun melainkan pesangon.
Ketua Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid mengatakan, usulan agar anggota legislator tak mendapat pensiun sangat wajar. Pasalnya, anggota DPR berbeda dengan PNS yang mendapat pensiun karena mengabdi seumur hidup.
"Itu sebuah pemikiran yang wajar-wajar saja jika dikaitkan dengan fungsi DPR yang masa jabatannya periodik, tidak selamanya seperti PNS," kata Hidayat saat dihubungi, Jumat (15/11/2013).
Ketua DPP Kebijakan Publik PKS ini menuturkan jika anggota DPR merupakan jabatan politik yang sama halnya dengan pejabat negara lain seperti presiden, Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Konstitusi (MK). Karena itu, dia mengharapkan agar merevisi dengan segera UU Kepegawaian yang mengatur tentang pensiunan pejabat negara.
"Itu namanya jabatan politik, sesungguhnya bukan hanya DPR, presiden, menteri dan lembaga hukum seperti MK, KY dan sebagainya itu jabatan politik, biar semua menjadi UU berlaku untuk semua, sebaiknya usulan ini dilakukan menjadi UU Kepegawaian agar tidak diberikan ruang untuk pensiun, prinsipnya kita setuju," cetus pria yang akrab disapa HNW ini.
Lebih jauh dia pun menantang wacana tersebut segera direalisasikan dengan merevisi UU. Antara DPR dan pemerintah yang punya kewenangan untuk merevisi UU itu.
"Kalau itu anggapan dari dulu. Semenjak UU, melakukan sejak dari dulu begitu kemudian akan menghabiskan APBN dan lain-lain, sekali pun kemudian harus ada solusi produk UU merubah UU itu bisa merupakan insiatif pemerintah, inisiatif DPR agar mumpung masalah ini mengemuka, sebaiknya diselesaikan. Pejabat negara tidak menerima pensiun di luar PNS," jelas mantan Presiden PKS.
"Kita mendukung, sekali lagi masalah selesai dengan baik intinya ini produk UU maka diselesaikan harus dengan mengoreksi UU," seru Hidayat.
Terkait ideal pesangon yang layaknya diterima anggota DPR. Anggota Komisi VIII DPR tak berani mengungkap, berapa idealnya pesangon yang diterima anggota DPR.
"Wah enggak paham (berapa idealnya), itu biar diurus sama BAKN, DPR maupun juga oleh kementerian keuangan atau Bappenas mereka punya kewenangan mengatur, gaji standar pesangon bagi mereka yang telah bekerja untuk kepentingan publik," lugas mantan Ketua MPR ini.
13.11.13
Hari ‘Asyura atau 10 Muharram adalah hari yang agung, pada hari tersebut Allah menyelamatkan nabi Musa dan Harun ‘alaihimas salam dan Bani Israil dari pengejaran Fir’aun dan bala tentaranya di Laut Merah. Untuk mensyukuri nikmat yang agung tersebut, kaum Yahudi diperintahkan untuk melaksanakan shaum ‘Asyura.
Keutamaan Puasa tanggal 9 dan 10 Muharram
Written By Unknown on 13.11.13 | 13.11.13
Sejarah puasa ‘Asyura
Hari ‘Asyura atau 10 Muharram adalah hari yang agung, pada hari tersebut Allah menyelamatkan nabi Musa dan Harun ‘alaihimas salam dan Bani Israil dari pengejaran Fir’aun dan bala tentaranya di Laut Merah. Untuk mensyukuri nikmat yang agung tersebut, kaum Yahudi diperintahkan untuk melaksanakan shaum ‘Asyura.
عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ الله عَنْهُمَا، قَالَ: قَدِمَ النَّبِيُّ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ المَدِينَةَ فَرَأَى اليَهُودَ تَصُومُ يَوْمَ عَاشُورَاءَ، فَقَالَ: «مَا هَذَا؟»، قَالُوا: هَذَا يَوْمٌ صَالِحٌ هَذَا يَوْمٌ نَجَّى الله بَنِي إِسْرَائِيلَ مِنْ عَدُوِّهِمْ، فَصَامَهُ مُوسَى، قَالَ: «فَأَنَا أَحَقُّ بِمُوسَى مِنْكُمْ»، فَصَامَهُ، وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ
Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata: “Nabi shallallalhu ‘alaihi wa salam tiba di Madinah, maka beliau melihat orang-orang Yahudi berpuasa hari ‘Asyura. Beliau bertanya kepada mereka: “Ada apa ini?”
Mereka menjawab, “Ini adalah hari yang baik. Pada hari ini Allah menyelamatkan Bani Israil dari musuh mereka. Maka Nabi Musa berpuasa pada hari ini.”
Nabi shallallalhu ‘alaihi wa salam bersabda, “Saya lebih layak dengan nabi Musa dibandingkan kalian.” Maka beliau berpuasa ‘Asyura dan memerintahkan para shahabat untuk berpuasa ‘Asura.”(HR. Bukhari no. 2204 dan Muslim no. 1130)
Kaum musyrik Quraisy sendiri juga telah melaksanakan shaum ‘Asyura pada zaman jahiliyah. Mereka menganggap hari tersebut adalah hari yang agung sehingga mereka melakukan penggantian kain Ka’bah (kiswah) pada hari tersebut. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam juga telah melakukan puasa ‘Asyura sejak sebelum diangkat menjadi nabi sampai saat beliau berhijrah ke Madinah. Hal ini mengindikasikan, wallahu a’lam, puasa ‘Asyura diwarisi oleh kaum Quraisy dari ajaran nabi Ibrahim dan Ismail ‘alaihimas salam.
عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ الله عَنْهَا قَالَتْ: كَانُوا يَصُومُونَ عَاشُورَاءَ قَبْلَ أَنْ يُفْرَضَ رَمَضَانُ، وَكَانَ يَوْمًا تُسْتَرُ فِيهِ الكَعْبَةُ، فَلَمَّا فَرَضَ الله رَمَضَانَ، قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَنْ شَاءَ أَنْ يَصُومَهُ فَلْيَصُمْهُ، وَمَنْ شَاءَ أَنْ يَتْرُكَهُ فَلْيَتْرُكْهُ»
Dari Aisyah radiyallahu ‘anha berkata: “Mereka biasa melakukan puasa pada hari ‘Asyura (10 Muharram) sebelum diwajibkannya puasa Ramadhan. Pada hari tersebut Ka’bah diberi kain penutup (kiswah). Ketika Allah mewajibkan puasa Ramadhan, maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda: “Baarangsiapa ingin berpuasa ‘Asyura, silahkan ia berpuasa. Dan barangsiapa ingin tidak berpuasa ‘Asyura, silahkan ia tidak berpuasa.” (HR. Bukhari no. 1592)
عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ الله عَنْهَا، قَالَتْ: «كَانَ يَوْمُ عَاشُورَاءَ تَصُومُهُ قُرَيْشٌ فِي الجَاهِلِيَّةِ، وَكَانَ رَسُولُ الله صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُهُ، فَلَمَّا قَدِمَ المَدِينَةَ صَامَهُ، وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ، فَلَمَّا فُرِضَ رَمَضَانُ تَرَكَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ، فَمَنْ شَاءَ صَامَهُ، وَمَنْ شَاءَ تَرَكَهُ»
Dari Aisyah radiyallahu ‘anha berkata: “Kaum musyrik Quraisy mengerjakan puasa pada hari ‘Asyura (10 Muharram) sejak zaman jahiliyah. Demikian pula Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam mengerjakan puasa ‘Asyura. Ketika beliau tiba di Madinah, maka beliau berpuasa ‘Asyura dan memerintahkan para sahabat untuk berpuasa. Kemudian ketika puasa Ramadhan diwajibkan, beliau meninggalkan puasa hari ‘Asyura. Maka barangsiapa ingin, ia boleh berpuasa ‘Asyura. Dan barangsiapa ingin, ia boleh tidak berpuasa.” (HR. Bukhari no. 2002 dan Muslim no. 1125, dengan lafal Bukhari)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam pada waktu di Madinah mewajibkan umat Islam untuk melaksanakan shaum ‘Asyura.
عَنْ سَلَمَةَ بْنِ الأَكْوَعِ رَضِيَ الله عَنْهُ، قَالَ: أَمَرَ النَّبِيُّ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلًا مِنْ أَسْلَمَ: ” أَنْ أَذِّنْ فِي النَّاسِ: أَنَّ مَنْ كَانَ أَكَلَ فَلْيَصُمْ بَقِيَّةَ يَوْمِهِ، وَمَنْ لَمْ يَكُنْ أَكَلَ فَلْيَصُمْ، فَإِنَّ اليَوْمَ يَوْمُ عَاشُورَاءَ “
Dari Salamah bin Al-Akwa’ radhiyallahu ‘anhuma berkata: “Nabi shallallahu ‘alaihi wa salam memerintahkan seseorang dari suku Aslam: “Umumkanlah kepada masyarakat bahwa barangsiapa tadi pagi telah makan, maka hendaklah ia berpuasa pada sisa harinya. Dan barangsiapa belum makan tadi pagi, maka hendaklah ia berpuasa. Karena hari ini adalah hari Asyura’.” (HR. Bukhari no. 2007 dan Muslim no. 1824)
عَنِ الرُّبَيِّعِ بِنْتِ مُعَوِّذٍ، قَالَتْ: أَرْسَلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ غَدَاةَ عَاشُورَاءَ إِلَى قُرَى الأَنْصَارِ: «مَنْ أَصْبَحَ مُفْطِرًا، فَلْيُتِمَّ بَقِيَّةَ يَوْمِهِ وَمَنْ أَصْبَحَ صَائِمًا، فَليَصُمْ»، قَالَتْ: فَكُنَّا نَصُومُهُ بَعْدُ، وَنُصَوِّمُ صِبْيَانَنَا، وَنَجْعَلُ لَهُمُ اللُّعْبَةَ مِنَ العِهْنِ، فَإِذَا بَكَى أَحَدُهُمْ عَلَى الطَّعَامِ أَعْطَيْنَاهُ ذَاكَ حَتَّى يَكُونَ عِنْدَ الإِفْطَارِ
Dari Rubayyi’ binti Mu’awwidz radhiyallahu ‘anha berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam mengirimkan seorang pemberi pengumuman pada pagi hari ‘Asyura ke kampung-kampung Anshar, untuk mengumumkan “Barangsiapa siapa tadi pagi telah makan, hendaklah ia menyempurnakannya sampai akhir hari ini (berpuasa) dan barangsiapa telah berpuasa sejak tadi pagi, maka hendaklah ia berpuasa.”
Sejak saat itu kami selalu berpuasa ‘Asyura dan kami jadikan anak-anak kecil kami berpuasa ‘Asyura. Kami membuatkan mainan boneka untuk mereka dari bulu domba. Jika salah seorang di antara mereka menangis karena lapar, maka kami berikan kepadanya mainana itu, begitulah sampai datangnya waktu berbuka.” (HR. Bukhari no. 1960 dan Muslim no. 1136)
Dengan turunnya kewajiban puasa Ramadhan, maka status hukum puasa ‘Asyura berubah dari wajib menjadi “sekedar” sunah.
Sejarah puasa Tasu’a
عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا، قَالَ: حِينَ صَامَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ قَالُوا: يَا رَسُولَ اللهِ إِنَّهُ يَوْمٌ تُعَظِّمُهُ الْيَهُودُ وَالنَّصَارَى فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «فَإِذَا كَانَ الْعَامُ الْمُقْبِلُ إِنْ شَاءَ اللهُ صُمْنَا الْيَوْمَ التَّاسِعَ» قَالَ: فَلَمْ يَأْتِ الْعَامُ الْمُقْبِلُ، حَتَّى تُوُفِّيَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Dari Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata: “Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam melakukan puasa ‘Asyura dan memerintahkan para sahabat untuk berpuasa ‘Asyura, maka para sahabat berkata: “Wahai Rasulullah, ia adalah hari yang diagungkan oleh kaum Yahudi dan Nasrani.”
Maka beliau bersabda, “Jika begitu, pada tahun mendatang kita juga akan berpuasa pada hari kesembilan, insya Allah.”
Ternyata tahun berikutnya belum datang, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam telah wafat.” (HR. Muslim no. 1134)
Keutamaan puasa Tasu’a dan ‘Asyura
- Wujud syukur kepada Allah yang telah menyelamatkan hamba-hamba-Nya yang beriman dari kejahatan orang-orang kafir, yaitu selamatnya Nabi Musa dan Harun ‘alaihimas salam bersama Bani Israil dari kejahatan Fir’aun dan bala tentaranya. Hadits yang menyebutkan hal ini telah disebutkan di atas.
- Meneladani nabi Musa, Harun dan Muhammad ‘alaihimus shalatu was salam, yang berpuasa pada hari ‘Asyura. Hadits yang menyebutkan hal ini telah disebutkan di atas.
- Meneladani para sahabat radhiyallahu ‘anhum yang melakukan puasa ‘Asyura, bahkan melatih anak-anak mereka untuk melakukan puasa ‘Asyura. Hadits yang menyebutkan hal ini telah disebutkan di atas.
- Menghapuskan dosa-dosa kecil selama setahun sebelumnya, selama kesyirikan dan dosa-dosa besar dijauhi.
Dari Abu Qatadah Al-Anshari radhiyallahu ‘anhu bahwasanya:
وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَاشُورَاءَ؟ فَقَالَ: «يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ»
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam ditanya tentang puasa hari ‘Asyura, maka beliau bersabda: “Ia dapat menghapuskan dosa-dosa kecil setahun yang lalu.”(HR. Muslim no. 1162)
Tingkatan puasa Tasu’a dan ‘Asyura
Para ulama menjelaskan ada tiga tingkatan terkait puasa Tasu’a dan ‘Asyura:
- Puasa satu hari saja yaitu pada hari ‘Asyura. Hadits-haditsnya telah disebutkan di atas.
- Puasa dua hari, yaitu hari Tasu’a dan hari ‘Asyura. Hadits-haditsnya telah disebutkan di atas.
- Puasa tiga hari, yaitu sehari sebelum ‘Asyura (yaitu hari Tasu’a), hari ‘Asyura dan sehari setelahnya (tanggal 11 Muharram). Pendapat disunahkan puasa sehari setelah ‘Asyura ini didasarkan kepada sebuah riwayat dari Ibnu Abbas. Hanya saja ia bukan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa salam, melainkan perkataan Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu dan sanadnya lemah.
Meski demikian ia bisa dibolehkan berdasarkan keumuman hadits-hadits yang menganjurkan puasa tiga hari setiap bulan. Misalnya hadits,
قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ: أَوْصَانِي خَلِيلِي بِثَلَاثٍ: ” صَوْمِ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ، وَصَلَاةِ الضُّحَى، وَلَا أَنَامُ إِلَّا عَلَى وِتْرٍ
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata; “Kekasihkau (Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam) berwasiat kepadaku dengan tiga hal; puasa tiga hari setiap bulan, shalat dhuha dan tidak tidur kecuali setelah melakukan shalat witir.” (HR. Abu Daud no. 1432, Ahmad no. 7512, Abu Ya’la no. 2619, Abdur Razzaq no. 2849 dan Ibnu Khuzaimah no. 1222, hadits shahih)
Wallahu a’lam bish-shawab
Sumber : arrahmah
Label:
Bekal Dakwah,
TAUJIH
7.11.13
Prahara Jadi Anugerah
Written By Unknown on 7.11.13 | 7.11.13
Lyric dan nada : H. Tate Qomaruddin
Walau berjuta fitnah menghujam
Walau perih dan duka menikam
Tiada 'kan henti' ku lari mengejar
Cinta Ilahi dan cita menjulang
Padukan hati satukan langkah
Lipatgandakan amal kebajikan
Kepada Allah kita kan berserah
Agar prahara menjadi anugrah
Reff :
Kobarkan semangat di dalam jiwa
Enyahkan duka nestapa di dada
Lantunkan munajat pada Yang Kuasa
Teguhkan pilihanmu di jalan-Nya
Selagi hayat di kandung badan
Tak kan ku rela dakwah dinista
Balikkan arus dan lalu ciptakan
Gelombang baru yang kian menerjang
Walau berjuta fitnah menghujam
Walau perih dan duka menikam
Tiada 'kan henti' ku lari mengejar
Cinta Ilahi dan cita menjulang
Padukan hati satukan langkah
Lipatgandakan amal kebajikan
Kepada Allah kita kan berserah
Agar prahara menjadi anugrah
Reff :
Kobarkan semangat di dalam jiwa
Enyahkan duka nestapa di dada
Lantunkan munajat pada Yang Kuasa
Teguhkan pilihanmu di jalan-Nya
Selagi hayat di kandung badan
Tak kan ku rela dakwah dinista
Balikkan arus dan lalu ciptakan
Gelombang baru yang kian menerjang
Download mp3 klik disini









