Latest Post
14.5.11

Mesir Aksi Sejuta Massa. Bagaimana Indonesia?
Written By Unknown on 14.5.11 | 14.5.11

15 Mei diperingati sebagai hari berdirinya Israel oleh kaum zionis. Namun bagi Palestina dan umat Islam, 15 Mei adalah nakhbah yang berarti prahara. Sebab dengan berdirinya Israel itu penjajahan yang lebih buruk bagi Palestina dimulai. Lebih buruk dari penjajahan Inggris sebelumnya.
Peringatan nakhbah tahun ini telah dimulai di sejumlah negara. Mulai Palestina sendiri hingga Mesir, Lebanon, dan Yordania. Rencananya, pada puncak peringatan nakhbah 15 Mei 2011 umat Islam Palestina dan negara-negara Arab akan mengepung Israel.
Rakyat Mesir yang pada rezim Mubarak tidak bebas melakukan pembelaan kepada Palestina, jum'at (13/5) menggelar aksi satu juta massa dalam rangka peringatan nakhbah. Aksi akbar yang dipusatkan di Kairo itu sekaligus menunjukkan dukungan umat Islam kepada rekonsiliasi Palestina baru-baru ini.
Lautan manusia membanjiri lapangan Tahrir di Kairo. Bendera palestina dalam jumlah yang sangat banyak berkibar di lapangan yang juga menjadi saksi revolusi Mesir sebelumnya. Slogan dan yel-yel diteriakkan oleh para demonstran sebagai bentuk dukungan pada rekonsiliasi dan perjuangan Palestina.
Sejumlah negeri muslim mulai dan telah menunjukkan dukungannya kepada Palestina pada peringatan nakhbah ke-63. Sebagian telah melaksanakan di dalam negerinya, sebagian merencanakan bergabung ke perbatasan Palestina untuk mengepung Israel pada 15 Mei, dan sebagian yang lain mengikuti dua-duanya sekaligus. Mungkin yang ditunggu oleh dunia adalah aksi negara muslim terbesar di dunia. Jadi, bagaimana dengan Indonesia? [AN/bsb]
Peringatan nakhbah tahun ini telah dimulai di sejumlah negara. Mulai Palestina sendiri hingga Mesir, Lebanon, dan Yordania. Rencananya, pada puncak peringatan nakhbah 15 Mei 2011 umat Islam Palestina dan negara-negara Arab akan mengepung Israel.
Rakyat Mesir yang pada rezim Mubarak tidak bebas melakukan pembelaan kepada Palestina, jum'at (13/5) menggelar aksi satu juta massa dalam rangka peringatan nakhbah. Aksi akbar yang dipusatkan di Kairo itu sekaligus menunjukkan dukungan umat Islam kepada rekonsiliasi Palestina baru-baru ini.
Lautan manusia membanjiri lapangan Tahrir di Kairo. Bendera palestina dalam jumlah yang sangat banyak berkibar di lapangan yang juga menjadi saksi revolusi Mesir sebelumnya. Slogan dan yel-yel diteriakkan oleh para demonstran sebagai bentuk dukungan pada rekonsiliasi dan perjuangan Palestina.
Sejumlah negeri muslim mulai dan telah menunjukkan dukungannya kepada Palestina pada peringatan nakhbah ke-63. Sebagian telah melaksanakan di dalam negerinya, sebagian merencanakan bergabung ke perbatasan Palestina untuk mengepung Israel pada 15 Mei, dan sebagian yang lain mengikuti dua-duanya sekaligus. Mungkin yang ditunggu oleh dunia adalah aksi negara muslim terbesar di dunia. Jadi, bagaimana dengan Indonesia? [AN/bsb]
*Sumber : Bersama Dakwah
Label:
Dunia Islam,
Mesir,
Palestina
14.5.11

Mesir Aksi Sejuta Massa. Bagaimana Indonesia?

15 Mei diperingati sebagai hari berdirinya Israel oleh kaum zionis. Namun bagi Palestina dan umat Islam, 15 Mei adalah nakhbah yang berarti prahara. Sebab dengan berdirinya Israel itu penjajahan yang lebih buruk bagi Palestina dimulai. Lebih buruk dari penjajahan Inggris sebelumnya.
Peringatan nakhbah tahun ini telah dimulai di sejumlah negara. Mulai Palestina sendiri hingga Mesir, Lebanon, dan Yordania. Rencananya, pada puncak peringatan nakhbah 15 Mei 2011 umat Islam Palestina dan negara-negara Arab akan mengepung Israel.
Rakyat Mesir yang pada rezim Mubarak tidak bebas melakukan pembelaan kepada Palestina, jum'at (13/5) menggelar aksi satu juta massa dalam rangka peringatan nakhbah. Aksi akbar yang dipusatkan di Kairo itu sekaligus menunjukkan dukungan umat Islam kepada rekonsiliasi Palestina baru-baru ini.
Lautan manusia membanjiri lapangan Tahrir di Kairo. Bendera palestina dalam jumlah yang sangat banyak berkibar di lapangan yang juga menjadi saksi revolusi Mesir sebelumnya. Slogan dan yel-yel diteriakkan oleh para demonstran sebagai bentuk dukungan pada rekonsiliasi dan perjuangan Palestina.
Sejumlah negeri muslim mulai dan telah menunjukkan dukungannya kepada Palestina pada peringatan nakhbah ke-63. Sebagian telah melaksanakan di dalam negerinya, sebagian merencanakan bergabung ke perbatasan Palestina untuk mengepung Israel pada 15 Mei, dan sebagian yang lain mengikuti dua-duanya sekaligus. Mungkin yang ditunggu oleh dunia adalah aksi negara muslim terbesar di dunia. Jadi, bagaimana dengan Indonesia? [AN/bsb]
Peringatan nakhbah tahun ini telah dimulai di sejumlah negara. Mulai Palestina sendiri hingga Mesir, Lebanon, dan Yordania. Rencananya, pada puncak peringatan nakhbah 15 Mei 2011 umat Islam Palestina dan negara-negara Arab akan mengepung Israel.
Rakyat Mesir yang pada rezim Mubarak tidak bebas melakukan pembelaan kepada Palestina, jum'at (13/5) menggelar aksi satu juta massa dalam rangka peringatan nakhbah. Aksi akbar yang dipusatkan di Kairo itu sekaligus menunjukkan dukungan umat Islam kepada rekonsiliasi Palestina baru-baru ini.
Lautan manusia membanjiri lapangan Tahrir di Kairo. Bendera palestina dalam jumlah yang sangat banyak berkibar di lapangan yang juga menjadi saksi revolusi Mesir sebelumnya. Slogan dan yel-yel diteriakkan oleh para demonstran sebagai bentuk dukungan pada rekonsiliasi dan perjuangan Palestina.
Sejumlah negeri muslim mulai dan telah menunjukkan dukungannya kepada Palestina pada peringatan nakhbah ke-63. Sebagian telah melaksanakan di dalam negerinya, sebagian merencanakan bergabung ke perbatasan Palestina untuk mengepung Israel pada 15 Mei, dan sebagian yang lain mengikuti dua-duanya sekaligus. Mungkin yang ditunggu oleh dunia adalah aksi negara muslim terbesar di dunia. Jadi, bagaimana dengan Indonesia? [AN/bsb]
*Sumber : Bersama Dakwah
Label:
Dunia Islam,
Mesir,
Palestina
8.5.11
3. Itu yg terjadi thn I Rasulullah di Madinah..pr sahabat memilih menghadang kafilah Abu Sofyan tp yg mrk hadapi adlh perang badar
4. “Kamu bharap pasukan yg tdk punya kekuatan yg kamu hadapi tp Allah hendak membenarkan kebenaran dgn kalimat2Nya..”
5. Lima tahun pertama saat pendirian negara Madinah Rasulullah telah berperang sebanyak 48 kali dan 5 thn terakhir sebanyak 20 kali
6. Jadi total pertempuran yg tlh dihadapi Rasulullah selama menegakkan negara Madinah adalah 68 kali..brp kali perbulan??
7. Dari total 68 kali pertempuran itu Rasululllah memimpin 28 kali diantaranya..itu semua mengokohkan posisi negara Madinah..
8. Syarat I menghadapi #tantangan adlh memperkuat hubungan dgn Allah sbb Dia yg mengatur permainan,Dia sumber ketenangan,keteguhan n keberanian
9. Syarat kedua menghadapi #tantangan adlh kelapangan dada dgn cara tdk mempersonalisasi masalah,tdk dendam dan tdk marah apalagi panik
10. Syarat ketiga menghadapi #tantangan adlh pemahaman yg menyeluruh thdp keseluruhan situasi dan llingkungan serta peta masalah yg jelas
11. Syarat keempat menghadapi #tantangan adalah soliditas organisasi dan pasukan yg memungkinkan semua rencana terlaksana dgn baik
12. Dgn keempat syarat itu kt punya lavarage utk mengubah #tantangan jd peluang..serangan jd bumerang bg lawan..
13. Jd #tantangan hrs kt pandang sbg berkah dan sumber kabaikan krn Allah menitipkan peluang di balik itu semua..
14. Jadi mari kita tersenyum dan menyambut tantangan sbg berkah yg akan melapangkan jalan kt utk tumbuh jd besar dan kokoh
15. Itu hanya setan,kata Allah,yg hendak menakut2i kamu dgn pembantu2nya”
16. Dgn semangat dan optimisme begitu kt hadapi semua #tantangan skrg kt mulai dgn menyiapkan nafas yg panjang..ini akan berlangsung lama
17. Supaya nafas kita panjang kt harus punya sumber keteguhan hati dan konsistensi yg tdk habis2
18. Selanjutnya kt hrs hemat energi..jgn bereaksi berlebihan..diam adalah kekuatan dlm banyak situasi
19. Yg memenangkan pertempuran bkn siapa yg membunuh lbh banyak tp yg bertahan hidup lbh lama
20. Mintalah ilham dr Allah dlm menghadapi #tantangan..krn ide2lah yg mengendalikan semua kerja dan gerakan kt
21. Kt jg hrs bekerja dgn penuh cinta dlm menghadapi #tantangan utk menjaga keseimbangan emosional kt..jgn pernah ada benci
22. Dlm sejarah manusia kebencian tdk pernah bisa mengalahkan cinta..sbb cinta memberi kt energi positif dan membuat kt nyaman hdpi
23. Ktk Ali hendak membunuh lawannya dlm sbh pertempuran tiba2 wajahnya diludahi..Ali tdk jd membunuh lawannya itu krn ia merasa benci#tantangan
24. Kt menang bukan krn kt berkuasa tp krn kebenaran jd nyata dalam kehidupan manusia..itu hanya mungkin krn cinta #tantangan
25. Cinta membuat kt menikmati hdp saat mhadapi #tantangan dan benci membuat org lelah bahkan dalam kenikmatan
26. Bekerja dgn cinta biasanya memudahkan turunnya ilham yg mendatangkan ide2 segar dan brilian dlm mhadapi #tantangan
27. Ide besar biasanya hanya membutuhkan uang kecil dan uang besar digunakan saat ide besar hilang
@anismatta Bercerita Tentang #tantangan Dalam Dakwah
Written By Unknown on 8.5.11 | 8.5.11
1. Tdk ada dakwah yg besar tanpa #tantangan besar..itu momentum yg disediakan Allah utk membesarkan dakwah..itu isyarat kemenangan
2. Scr naluriah kt pasti cendrung jalan mudah menuju kemenangan..tp jk Allah hendak memberi kt kemenangan besar Ia alihkan jalan kt3. Itu yg terjadi thn I Rasulullah di Madinah..pr sahabat memilih menghadang kafilah Abu Sofyan tp yg mrk hadapi adlh perang badar
4. “Kamu bharap pasukan yg tdk punya kekuatan yg kamu hadapi tp Allah hendak membenarkan kebenaran dgn kalimat2Nya..”
5. Lima tahun pertama saat pendirian negara Madinah Rasulullah telah berperang sebanyak 48 kali dan 5 thn terakhir sebanyak 20 kali
6. Jadi total pertempuran yg tlh dihadapi Rasulullah selama menegakkan negara Madinah adalah 68 kali..brp kali perbulan??
7. Dari total 68 kali pertempuran itu Rasululllah memimpin 28 kali diantaranya..itu semua mengokohkan posisi negara Madinah..
8. Syarat I menghadapi #tantangan adlh memperkuat hubungan dgn Allah sbb Dia yg mengatur permainan,Dia sumber ketenangan,keteguhan n keberanian
9. Syarat kedua menghadapi #tantangan adlh kelapangan dada dgn cara tdk mempersonalisasi masalah,tdk dendam dan tdk marah apalagi panik
10. Syarat ketiga menghadapi #tantangan adlh pemahaman yg menyeluruh thdp keseluruhan situasi dan llingkungan serta peta masalah yg jelas
11. Syarat keempat menghadapi #tantangan adalah soliditas organisasi dan pasukan yg memungkinkan semua rencana terlaksana dgn baik
12. Dgn keempat syarat itu kt punya lavarage utk mengubah #tantangan jd peluang..serangan jd bumerang bg lawan..
13. Jd #tantangan hrs kt pandang sbg berkah dan sumber kabaikan krn Allah menitipkan peluang di balik itu semua..
14. Jadi mari kita tersenyum dan menyambut tantangan sbg berkah yg akan melapangkan jalan kt utk tumbuh jd besar dan kokoh
15. Itu hanya setan,kata Allah,yg hendak menakut2i kamu dgn pembantu2nya”
16. Dgn semangat dan optimisme begitu kt hadapi semua #tantangan skrg kt mulai dgn menyiapkan nafas yg panjang..ini akan berlangsung lama
17. Supaya nafas kita panjang kt harus punya sumber keteguhan hati dan konsistensi yg tdk habis2
18. Selanjutnya kt hrs hemat energi..jgn bereaksi berlebihan..diam adalah kekuatan dlm banyak situasi
19. Yg memenangkan pertempuran bkn siapa yg membunuh lbh banyak tp yg bertahan hidup lbh lama
20. Mintalah ilham dr Allah dlm menghadapi #tantangan..krn ide2lah yg mengendalikan semua kerja dan gerakan kt
21. Kt jg hrs bekerja dgn penuh cinta dlm menghadapi #tantangan utk menjaga keseimbangan emosional kt..jgn pernah ada benci
22. Dlm sejarah manusia kebencian tdk pernah bisa mengalahkan cinta..sbb cinta memberi kt energi positif dan membuat kt nyaman hdpi
23. Ktk Ali hendak membunuh lawannya dlm sbh pertempuran tiba2 wajahnya diludahi..Ali tdk jd membunuh lawannya itu krn ia merasa benci#tantangan
24. Kt menang bukan krn kt berkuasa tp krn kebenaran jd nyata dalam kehidupan manusia..itu hanya mungkin krn cinta #tantangan
25. Cinta membuat kt menikmati hdp saat mhadapi #tantangan dan benci membuat org lelah bahkan dalam kenikmatan
26. Bekerja dgn cinta biasanya memudahkan turunnya ilham yg mendatangkan ide2 segar dan brilian dlm mhadapi #tantangan
27. Ide besar biasanya hanya membutuhkan uang kecil dan uang besar digunakan saat ide besar hilang
*)Sumber : Berita PKS.com
Label:
Anis Matta,
featured,
Taujih Tokoh
8.5.11

Dakwah di Lingkaran Kekuasaan
Oleh: KH. Hilmi Aminuddin, Lc
Dalam ayat ini disebutkan kalimat Walitundzira ummal qura: ‘agar kamu memberi peringatan kepada ummal qura’. Ummal Qura arti harfiahnya adalah ibukota atau penduduk ibukota. Wa man haulahaa dan sekitar ibukota. Di dalam kitab tafsir disebutkan bahwa ummal qura’ itu haitsu yaskunuu fiihaa al-qadaatul muttaba’uun, dimana tinggal disana para pemimpin yang diikuti. Ini artinya Ibukota adalah pusat kekuasaan, pusat perubahan, dan pusat pengambil keputusan.
PERAN ADVOAKSI
Dakwah Harus Walitundzira Ummal Quraa’
Oleh: KH. Hilmi Aminuddin, Lc
Masuk dalam lingkaran kekuasaan adalah bagian penting dari misi dakwah. Allah SWT berfirman:
وَهَذَا كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ مُبَارَكٌ مُصَدِّقُ الَّذِي بَيْنَ يَدَيْهِ وَلِتُنْذِرَ أُمَّ الْقُرَى وَمَنْ حَوْلَهَا …. (الأنعام :٩٢)
Inilah Kitab (alquran) yang Kami turunkan; yang diberkahi; membenarkan kitab-kitab yang (diturunkan) sebelumnya dan agar kamu memberi peringatan kepada (penduduk) ummul Qura (Mekah) dan orang-orang yang di luar lingkungannya.
Dalam ayat ini disebutkan kalimat Walitundzira ummal qura: ‘agar kamu memberi peringatan kepada ummal qura’. Ummal Qura arti harfiahnya adalah ibukota atau penduduk ibukota. Wa man haulahaa dan sekitar ibukota. Di dalam kitab tafsir disebutkan bahwa ummal qura’ itu haitsu yaskunuu fiihaa al-qadaatul muttaba’uun, dimana tinggal disana para pemimpin yang diikuti. Ini artinya Ibukota adalah pusat kekuasaan, pusat perubahan, dan pusat pengambil keputusan.
Dakwah harus walitundzira ummal quraa’ agar dapat mempengaruhi pusat kekuasaan dan pusat perubahan, serta men-shibghah (mewarnai) pusat-pusat pengambil keputusan. Kenapa mesti demikian? Jawabannya adalah karena Islam menginginkan perubahan yang sistemik bukan perubahan yang parsial dan tambal sulam. Jika kita menjauhi atau bahkan membenci perjuangan dakwah menuju pusat kekuasaan, pusat perubahan dan pusat pengambil keputusan. Kita akan menjadi umat yang termarginalkan, tersisih, tidak berperan, dan tidak diperhitungkan. Umat hanya akan menjadi komoditi nonmigas di saat-saat pemilu dan pilkada, dan tidak menjadi umat yang menentukan perjalanan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dalam kondisi seperti ini perubahan sistemik tidak akan terjadi; betapapun rajinnya kita bekerja keras di tengah-tengah kaum fuqoro’ dan masaakin yang termarginalkan itu; betapapun kita kerja keras di tengah-tengah komunitas-komunitas yang tersisihkan. Gerak langkah perjuangan dakwah kita harus mencapai ummal qura’. Sehingga muara alur perjuangan di tengah-tengah rakyat dan di tengah-tengah pusat kekuasaan bertemu. Untuk menghasilkan perubahan dan pembaharuan yang sistemik, yang Insya Allah bermanfaat bagi semua.
Dalam ayat lain surat al-qashash ayat 59, disebutkan hal yang sama:
وَمَا كَانَ رَبُّكَ مُهْلِكَ الْقُرَى حَتَّى يَبْعَثَ فِي أُمِّهَا رَسُولا يَتْلُو عَلَيْهِمْ آيَاتِنَا (القصص :٥٩)
Dan tidak sekali-kali Allah tuhanmu Rabb-Mu membinasakan suatu negeri sehingga di ibukotanya dibangkitkan seorang rasul yang membacakan ayat-ayat Kami.
Pengiriman Rasul sudah diakhiri dengan Muhammad SAW, akhirul anbiyaa’ wal mursalin. Tapi misi kerasulan tetap berjalan diwarisi oleh umatnya. Dan mudah-mudahan kita semua diakui oleh Allah SWT sebagai waratsatul anbiyaa ‘ wal mursalin. Yang mengemban risalah Islamiyah. Bukan hanya di tengah-tengah masyarakat, tapi juga fii ummiha. Yatluu ‘alaihim aayaatinaa di pusat-pusat kekuasaan, pusat kekuatan, pusat perubahan dan pusat pengambil keputusan.
Kita –yatluu ‘alaihim aayaatinaa- membacakan ayat-ayat Allah; menyampaikan hidayah Allah, menyampaikan hidayah rasulullah. Sehingga Insya Allah bangsa dan Negara ini bisa berubah secara substantive, bisa berubah secara sistemik.
Kader Dakwah & Lembaga Legislatif
Kader dakwah harus masuk ke lembaga legislatif, walaupun ia tahu isinya macam-macam orang, macam-macam kepentingan, macam-macam ideologi, macam-macam kelakuan. Lembaga ini hendaknya dijadikan laboratorium pengembangan diri kader dakwah untuk menjadi rijalud daulah; menjadi negarawan dan negarawati.
PERAN ADVOAKSI
Selain itu, di lembaga legislatif kader dakwah hendaknya mempunyai peran advokasi; membela kepentingan rakyat, kepentingan dakwah, dan kepentingan umat. Mereka harus menjadi payung politik bagi seluruh aktivitas keislaman yang dilakukan oleh jama’ah, partai, ormas, dan yayasan manapun. Jangan pilih-pilih ormas ini – ormas itu, madzhab ini- madzhab itu, kecuali yang disepakati oleh ahli sunnah wal jama’ah sebagai kelompok yang sesat.
PERAN PENTERJEMAH
Kader dakwah di lembaga legislatif juga memiliki peran sebagai penterjemah. Sebagaimana kita ketahui, aturan-aturan, produk-produk legislative, undang-undang dasar, perundang-undangan, dan perda-perda, biasanya menggunakan kalimat-kalimat umum. Maka disinilah kader dakwah berperan menerjemahkan kalimat-kalimat umum itu untuk kepentingan Islam dan muslimin! Terjemahkanlah untuk kepentingan umat! Terjemahkanlah untuk kepentingan dlu’afa! Para kader dakwah harus menjadi mutarjimun ijaabiyyun (penterjemah positif) dari undang-undang, perda, dan produk-produk legislasi.
PERAN IRON STOCK
Berikutnya, para kader dakwah harus berperan sebagai iron stock dari umat ini. Kita membutuhkan kader-kader negarawan-negarawati yang siap mengelola supra struktur dan infra struktur Negara. Kita butuh kader-kader perjuangan Islam ini di semua level penyelenggara Negara. Para kader dakwah harus menjadi yang paling terdepan.
PERAN INVESTIGATIVE
Terakhir yang harus dicamkan para kader dakwah di lembaga legislatif adalah bahwa mereka memiliki peran investigative. Mata dan telinga mereka harus melihat dan mendengar lebih banyak tentang kehidupan berbangsa dan bernegara dibanding kader dakwah yang berada di luar. Gali inforamasi, kenali sikap, agenda-agenda, juga kemungkinan adanya konspirasi-konspirasi yang akan merusak kehidupan berbangsa dan bernegara; merusak Islam dan muslimin, merusak dakwah atau mengancam dakwah.
*)Sumber : BeritaPKS.com
Label:
Taujih Tokoh,
Ust.Hilmi
6.5.11

*)Sumber : Pengusaha PKS.
Nasehat Bisnis Dr.Salim Al Jufri (Menteri Sosial)
- pelajari bisnis Khodijah, bisnis Abdurrahman bin Auf
- ketika Abdurrahman bin Auf hijrah maka ia cari pasar
- bekal pertama adalah TRUST (kepercayaan)
- Keuntungan kecil tapi transaksi/omzet yg cepat, itu yg dilakukan Abdurrahman Bin Auf di pasar Medinah
- 9/10 rezeki ada pada bisnis, lainnya 1/10
- Pengusaha jujur tempatnya di surga
- Upayakan interaksi bisnis dg pelaku yg sdh berpengalaman
- ada clip yg jatuh, pengusaha kawakan berkata, kalau anda tdk bisa jaga agar clip ini tdk jatuh maka bisnis akan gagal
- kalau bisnis harus teliti hitung2annya, itu bagus, bedakan bisnis dg sosial
- peluang bisnis banyak sekali, berinteraksilah dg pebisnis kawakan
- berbisnislah bersama-sama, ini adalah kekuatan tim, tdk semuanya mesti dikerjakan sendiri
- ikutilah bisnis sesuai bakat, yg hati kita cenderung utk itu
- kalau kita jujur akan ada keberkahan
- peluang ada di mana-mana, bisa saja jadi perantara saja, harus jeli, berinteraksilah, baca, dengar, lihat
- penting utk dampingi pebisnis sukses, ayo dicopy
- Gaza ekspor bunga ke eropa walau daerahnya kecil, di Indonesia tanah amat luasnya! Ayo berusaha
- kalau tangani sesuatu harus tekun, sabar; kalau ada yg tiba2 besar, itu tidak wajar
- bangun juga link bisnis (networking) yg solid, harus tahu dimana market, dimana sumber
- pengusaha yg sukses siap berbagi, semua dapat bagian rezeki sesuai kerjanya
- pelajari kasus2 bisnis di lapangan
- bisnis sukses bila kita senang dg bisnis itu, hingga kita fokus
- ada cerita pengusaha di timteng yg akan terima cek jutaan dolar, ketika akn diterima ternyata ada azan
- dia tdk terima cek itu dulu ketika azan, namun sholat dulu sebelum terima, jepangnya kagum
- kenapa tdk terima cek dulu baru sholat, alhasil Jepangnya makin percaya pada pengusaha ini
- janganlah berbisnis, kalau waktunya habis disitu, kurang tidur, keluarga terlantar
*)Sumber : Pengusaha PKS.
Label:
Nasehat,
Pengusaha Muslim
5.5.11

Margin Error Kaderisasi
Written By Unknown on 5.5.11 | 5.5.11

Seorang pemuda yang suka mengikuti perkembangan harakah Islam di Indonesia menanyakan, "Mengapa harakah Islam yang terkenal dengan sistem kaderisasinya yang ketat, sampai 'kecolongan' dengan adanya beberapa 'kasus' yang mencuat di media?"
"Mengapa sampai ada kader senior yang bermasalah, lalu terkesan begitu berambisi untuk menghantam harakah?", katanya menjelaskan maksud pertanyaannya. Ia juga memberikan contoh lain untuk kasus yang berbeda. Berbeda, namun bertemu pada satu muara; tidak mencerminkan muwashafat yang telah ia baca.
Ketika pemuda ini ikut hadir dalam milad Ahad lalu, ia mendapatkan jawaban. Seorang ustadz mengutip salah satu qiyadah harakah mengistilahkan: "margin error kaderisasi".
Margin error kaderisasi adalah istilah yang cukup unik. Mengingatkan kita pada penelitian kuantitatif, khususnya survei. Istilah margin of error di sana berarti statistik yang menyatakan jumlah kesalahan dalam pengambilan contoh. Margin error di sini berarti kemungkinan kesalahan atau gagal bina dalam proses kaderisasi.
Proses kaderisasi yang dilakukan oleh harakah Islamiyah bukanlah sebuah proses sempurna yang mampu menjamin keseluruhan kader yang dibina akan "lulus" dengan “cumlaude”. Atau semuanya memiliki muwashafat seperti yang seharusnya.
Jangankan kaderisasi dalam harakah yang para murabbinya adalah manusia biasa, hidup di dalam naungan keluarga nabi pun tidak menjamin seseorang lantas mencapai kesempurnaan iman. Allah SWT mencontohkan dua orang: istri Nabi Luth dan istri Nabi Nuh.
“Allah membuat istri Nuh dan istri Luth perumpamaan bagi orang-orang kafir. Keduanya berada di bawah pengawasan dua hamba yang shalih diantara hamba-hamba Kami. Lalu, kedua istri itu berkhianat kepada suaminya.” Demikian Allah berfirman dalam QS. At-Tahrim ayat kesepuluh.
“Yang ditetapkan dalam riwayat tentang pengkhianatan istr Nuh dan istri Luth,” kata Sayyid Quthb dalam Fi Zilal, “adalah pengkhianatan dalam dakwah dan bukanlah pengkhianatan keji berupa penyelewengan seksual.”
Demikian pula kaderisasi yang dilakukan oleh Rasulullah Muhammad SAW dan para sahabatnya. Bukan berarti bebas sama sekali dari “margin error”. Pasca peristiwa Isra’ Mi’raj misalnya. “Orang-orang yang tadinya telah masuk Islam,” tutur Ibnu Hisyam dalam Sirah Nabawiyah-nya, “banyak yang menjadi murtad.”
Sirah nabawiyah juga mencatat satu nama khusus yang sebelumnya termasuk assaabiquunal awwaluun, namun kemudian murtad. Dialah Ubaidillah bin Jahsy.
Ibarat pendirian bangunan, sering kali ada “batu bata jelek” pada temboknya, seperti pada renungan sebelumnya. Demikian pula kaderisasi dalam harakah pasti tidak bebas sama sekali dari margin error ini. Namun jika dua batu bata yang jelek, sedangkan 998 bata lainnya bagus, mestinya kita tidak berfokus pada dua batu bata lalu mengatakan bahwa yang ada hanyalah tembok rusak.
Diantara 1000 kader, jika 2 atau 3 orang yang menyimpang, margin error-nya 0,2-0,3% itu tergolong wajar. Diantara seribu pejabat publik atau wakil rakyat, lalu ada satu atau dua yang bermasalah, barang kali demikianlah “margin error”-nya. Tentu saja kesalahan yang kedua menjadi jauh lebih berpengaruh dari kesalahan kader biasa.
Bukan berarti harakah sekedar memaklumi kekurangan. Tidak pula harakah berhenti melakukan perbaikan. Meskipun “margin error” tidak bisa dihilangkan sama sekali, ia harus ditekan hingga sekecil-kecilnya. Jika dipahami bahwa dalam proses kaderisasi itu ada takwin dan taqwim, keduanya harus dihindarkan dari peluang munculnya pertambahan “margin error.” Takwin harus serius mengarah kepada muwashafat, dan taqwim tidak boleh diperlonggar kecuali telah memenuhi muwashafat. Tentu berat. Wallaahu a’lam bish shawab. [Muchlisin]
"Mengapa sampai ada kader senior yang bermasalah, lalu terkesan begitu berambisi untuk menghantam harakah?", katanya menjelaskan maksud pertanyaannya. Ia juga memberikan contoh lain untuk kasus yang berbeda. Berbeda, namun bertemu pada satu muara; tidak mencerminkan muwashafat yang telah ia baca.
Ketika pemuda ini ikut hadir dalam milad Ahad lalu, ia mendapatkan jawaban. Seorang ustadz mengutip salah satu qiyadah harakah mengistilahkan: "margin error kaderisasi".
Margin error kaderisasi adalah istilah yang cukup unik. Mengingatkan kita pada penelitian kuantitatif, khususnya survei. Istilah margin of error di sana berarti statistik yang menyatakan jumlah kesalahan dalam pengambilan contoh. Margin error di sini berarti kemungkinan kesalahan atau gagal bina dalam proses kaderisasi.
Proses kaderisasi yang dilakukan oleh harakah Islamiyah bukanlah sebuah proses sempurna yang mampu menjamin keseluruhan kader yang dibina akan "lulus" dengan “cumlaude”. Atau semuanya memiliki muwashafat seperti yang seharusnya.
Jangankan kaderisasi dalam harakah yang para murabbinya adalah manusia biasa, hidup di dalam naungan keluarga nabi pun tidak menjamin seseorang lantas mencapai kesempurnaan iman. Allah SWT mencontohkan dua orang: istri Nabi Luth dan istri Nabi Nuh.
“Allah membuat istri Nuh dan istri Luth perumpamaan bagi orang-orang kafir. Keduanya berada di bawah pengawasan dua hamba yang shalih diantara hamba-hamba Kami. Lalu, kedua istri itu berkhianat kepada suaminya.” Demikian Allah berfirman dalam QS. At-Tahrim ayat kesepuluh.
“Yang ditetapkan dalam riwayat tentang pengkhianatan istr Nuh dan istri Luth,” kata Sayyid Quthb dalam Fi Zilal, “adalah pengkhianatan dalam dakwah dan bukanlah pengkhianatan keji berupa penyelewengan seksual.”
Demikian pula kaderisasi yang dilakukan oleh Rasulullah Muhammad SAW dan para sahabatnya. Bukan berarti bebas sama sekali dari “margin error”. Pasca peristiwa Isra’ Mi’raj misalnya. “Orang-orang yang tadinya telah masuk Islam,” tutur Ibnu Hisyam dalam Sirah Nabawiyah-nya, “banyak yang menjadi murtad.”
Sirah nabawiyah juga mencatat satu nama khusus yang sebelumnya termasuk assaabiquunal awwaluun, namun kemudian murtad. Dialah Ubaidillah bin Jahsy.
Ibarat pendirian bangunan, sering kali ada “batu bata jelek” pada temboknya, seperti pada renungan sebelumnya. Demikian pula kaderisasi dalam harakah pasti tidak bebas sama sekali dari margin error ini. Namun jika dua batu bata yang jelek, sedangkan 998 bata lainnya bagus, mestinya kita tidak berfokus pada dua batu bata lalu mengatakan bahwa yang ada hanyalah tembok rusak.
Diantara 1000 kader, jika 2 atau 3 orang yang menyimpang, margin error-nya 0,2-0,3% itu tergolong wajar. Diantara seribu pejabat publik atau wakil rakyat, lalu ada satu atau dua yang bermasalah, barang kali demikianlah “margin error”-nya. Tentu saja kesalahan yang kedua menjadi jauh lebih berpengaruh dari kesalahan kader biasa.
Bukan berarti harakah sekedar memaklumi kekurangan. Tidak pula harakah berhenti melakukan perbaikan. Meskipun “margin error” tidak bisa dihilangkan sama sekali, ia harus ditekan hingga sekecil-kecilnya. Jika dipahami bahwa dalam proses kaderisasi itu ada takwin dan taqwim, keduanya harus dihindarkan dari peluang munculnya pertambahan “margin error.” Takwin harus serius mengarah kepada muwashafat, dan taqwim tidak boleh diperlonggar kecuali telah memenuhi muwashafat. Tentu berat. Wallaahu a’lam bish shawab. [Muchlisin]
*)Sumber : http://muchlisin.blogspot.com
Label:
Renungan
4.5.11
Kementerian Sosial (Kemensos) mengajak dunia usaha untuk ikut mendukung program pemerintah Indonesia bebas anak jalanan 2014.
"Kita mengajak perusahaan-perusahaan untuk ikut menangani masalah anak jalanan dan sudah ada beberapa perusahaan yang setuju," kata Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos Makmur Sunusi di Jakarta, Selasa (3/5).
Sebagai upaya untuk mengatasi permasalahan anak jalanan, Kemensos menyelenggarakan debat publik dalam rangka publikasi dan promosi program kesejahteraan sosial anak.
Makmur mengatakan, pemerintah mentargetkan bebas anak jalanan pada 2014. Namun saat ini fokus pada Jakarta yang ditargetkan bebas anak jalanan 2011.
Jumlah anak jalanan di Jakarta teridentifikasi sebanyak 8.000 anak yang sudah mulai dibagi-bagi menjadi beberapa klaster untuk penanganannya, misalnya pemberdayaan keluarga dan kembali ke sekolah dengan pendekatan tabungan.
Dikatakan Makmur, dari 8.000 anak jalanan di Jakarta, hanya 4.500 anak yang mampu ditangani melalui dana APBN dan melalui APBD DKI Jakarta sebanyak 2.500 anak jalanan.
"Kita masuk pada perusahaan, Medco sudah setuju untuk menangani sekitar 320 anak, kita ingin kampanyekan lagi, kemungkinan Apindo dan ada beberapa perusahaan-perusahaan yang ingin terlibat," tambahnya.
Dengan menggaet semua pihak untuk menangani permasalahan anak jalanan, Makmur optimis target Jakarta bebas anak jalanan pada 2011 akan tercapai.
"Jika kita lihat secara kuantitatif, Insya Allah bisa kita capai target 2011 untuk Jakarta bebas anak jalanan," katanya.
Upaya lain yang dilakukan adalah mencegah agar daerah-daerah di sekitar Jakarta yang selama ini merupakan kantong-kantong penyuplai anak jalanan, seperti Bogor, Bekasi, dan Tangerang, tidak masuk lagi ke ibukota.
*)sumber : Hidayatullah.com
Kemensos Ajak Dunia Usaha Tangani Anak Jalanan
Written By Unknown on 4.5.11 | 4.5.11
Kementerian Sosial (Kemensos) mengajak dunia usaha untuk ikut mendukung program pemerintah Indonesia bebas anak jalanan 2014.
"Kita mengajak perusahaan-perusahaan untuk ikut menangani masalah anak jalanan dan sudah ada beberapa perusahaan yang setuju," kata Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos Makmur Sunusi di Jakarta, Selasa (3/5).
Sebagai upaya untuk mengatasi permasalahan anak jalanan, Kemensos menyelenggarakan debat publik dalam rangka publikasi dan promosi program kesejahteraan sosial anak.
Makmur mengatakan, pemerintah mentargetkan bebas anak jalanan pada 2014. Namun saat ini fokus pada Jakarta yang ditargetkan bebas anak jalanan 2011.
Jumlah anak jalanan di Jakarta teridentifikasi sebanyak 8.000 anak yang sudah mulai dibagi-bagi menjadi beberapa klaster untuk penanganannya, misalnya pemberdayaan keluarga dan kembali ke sekolah dengan pendekatan tabungan.
Dikatakan Makmur, dari 8.000 anak jalanan di Jakarta, hanya 4.500 anak yang mampu ditangani melalui dana APBN dan melalui APBD DKI Jakarta sebanyak 2.500 anak jalanan.
"Kita masuk pada perusahaan, Medco sudah setuju untuk menangani sekitar 320 anak, kita ingin kampanyekan lagi, kemungkinan Apindo dan ada beberapa perusahaan-perusahaan yang ingin terlibat," tambahnya.
Dengan menggaet semua pihak untuk menangani permasalahan anak jalanan, Makmur optimis target Jakarta bebas anak jalanan pada 2011 akan tercapai.
"Jika kita lihat secara kuantitatif, Insya Allah bisa kita capai target 2011 untuk Jakarta bebas anak jalanan," katanya.
Upaya lain yang dilakukan adalah mencegah agar daerah-daerah di sekitar Jakarta yang selama ini merupakan kantong-kantong penyuplai anak jalanan, seperti Bogor, Bekasi, dan Tangerang, tidak masuk lagi ke ibukota.
*)sumber : Hidayatullah.com
Label:
Anak Jalanan,
Pemberdayaan
4.5.11
Cara Mengetahui BlackBerry Asli atau Palsu
BlackBerry semakin menggila, pengguna BlackBerry semakin bertambah tiap harinya, karena memang ponsel pintar ini dapat memberikan banyak hal menarik untuk tiap penggunanya dengan menawarkan berbagai fitur, salah satunya yaitu BBM (BlackBerry Messenger). Tetapi apakah sobat tahu begaimana kondisi serta status keaslian dari BlackBerry sobat?
Saya akan memberi tahu bagaimana Cara Mengetahui BlackBerry Asli atau Palsu, berikut langkahnya:
- Ketikan *#06#, maka akan muncul 15 digit, dan itu merupakan nomor IMEI BlackBerry sobat. contohnya : 345678.03.7253647
Berikut informasi mengenai IMEI BlackBerry diatas, IMEI BB tersebut terdapat angka 0 dan 3 pada digit ketujuh dan kedelapan, jika dikombinasikan maka menjadi angka 03, itu berarti BlackBerry diproduksi di Perancis, dengan kualitas “Terbaik”.
Untuk nomor lainnya berikut penjelasannya:
- Jika angka 02 atau 20, maka BB tersebut diproduksi di Asia dengan kualitas yang jelek.
- Jika angka 08 atau 80, maka BB tersebut diproduksi di Jerman dengan kualitas lumayan.
- Jika angka 01 atau 10, maka BB tersebut diproduksi di Finlandia dengan kualitas bagus.
- Jika adalah angka 03, maka BB tersebut diproduksi di Perancis atau Canada dengan kualitas paling baik.
Dan jika digit ketujuh dan kedelapan diluar dari 4 kemungkinan di atas, maka BB sobat bisa dikatakan palsu.. Coba cek deh, buat jaga-jaga, kalau palsu, balikin aja ke konternya, hehhee..
*) sumber : Arahkan mouse anda disini
Label:
BlackBerry,
Teknologi
3.5.11
PKS: Pemecatan Yusuf Supendi Sah
Written By Unknown on 3.5.11 | 3.5.11
INILAH.COM, Jakarta - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan surat pemecatan yang ditujukan kepada Yusuf supendi adalah sah. Pemecatan itu merupakan keputusan resmi organisasi sebagai konsekuensi dari pelanggaran.
Menurutnya, pemecatan Yusuf Supendi sudah merupakan urusan organisasi PKS melalui mekanisme internal.”Itu kan urusan organisasi, jadi ada mekanisme internal dan itu prosedurnya seperti itu.“
Menurut lutfhi, pemecatan merupakan konsekuensi apabila ada anggota yang melakukan pelanggaran terhadap dalam organisasi. ”Kalau ini pelanggaran organisasi, lalu organisasi memutuskan untuk memberhentikan dia, jadi saya rasa di situ bukan perdamaian yang dilakukan. Dia sudah melanggar dan diputuskan untuk dipecat,“ ujarnya.
Sebelumnya, Yusuf Supendi melalui pengacaranya, Achmad Rivai mengajukan gugatan melalui Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kepada sejumlah pengurus PKS, Seninj (2/5/2011). Alasannya, Yusuf diberhentikan tanpa alasan jelas sehingga pemecahan itu melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/RT). [tjs]
*Sumber : inilah.com
Menurutnya, pemecatan Yusuf Supendi sudah merupakan urusan organisasi PKS melalui mekanisme internal.”Itu kan urusan organisasi, jadi ada mekanisme internal dan itu prosedurnya seperti itu.“
Menurut lutfhi, pemecatan merupakan konsekuensi apabila ada anggota yang melakukan pelanggaran terhadap dalam organisasi. ”Kalau ini pelanggaran organisasi, lalu organisasi memutuskan untuk memberhentikan dia, jadi saya rasa di situ bukan perdamaian yang dilakukan. Dia sudah melanggar dan diputuskan untuk dipecat,“ ujarnya.
Sebelumnya, Yusuf Supendi melalui pengacaranya, Achmad Rivai mengajukan gugatan melalui Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kepada sejumlah pengurus PKS, Seninj (2/5/2011). Alasannya, Yusuf diberhentikan tanpa alasan jelas sehingga pemecahan itu melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/RT). [tjs]
*Sumber : inilah.com
Label:
Ujian Dakwah,
Yusuf Supendi
