Latest Post

7 Kursi DPRD Donggala, Menunggu SK Gubernur

Written By Unknown on 12.3.10 | 12.3.10

* Pengisian Tujuh Kursi di DPRD Donggala

DONGGALA – Pelantikan tujuh anggota DPRD Donggala untuk mengisi kursi kosong setelah terjadi pemisahan dengan DPRD Sigi, hingga saat ini belum juga dilakukan. Hal itu diakui oleh Ketua DPRD Donggala Ahmad S Mardjanu SH kepada Radar Sulteng, kemarin (3/3)


Ahmad mengatakan, penyebab belum dilantiknya tujuh orang wakil rakyat itu karena hingga kini surat keputusan dari Gubernur Sulteng belum turun. Padahal kata dia, pengajuannya dilakukan bersamaan dengan 30 anggota DPRD Sigi. “Saya juga heran kenapa belum turun. Coba tanyakan ke Gebernur,” jelas Ahmad saat dicegat wartawan di sela-sela pelantikan Kades Tanjung Padang, kemarin.
 
Kata Ahmad, mestinya saat ini anggota DPRD Donggala yang akan mengisi kekosongan itu sudah dilantik bersamaan dengan DPRD Sigi, karena pengajuannya juga dilakukan secara bersamaan. Untuk itu, Ahmad berharap agar Gubernur segera mengeluarkan SK tersebut, karena hal itu akan sangat membantu tugas pengawasan, legislasi dan budget yang dilakukan oleh DPRD Donggala. “Kami berharap masalah pengisian kekosongan ini tidak berlarut-larut, karena jika itu terjadi, maka akan mengganggu roda pemerintahan di Kabupaten Donggala,” kata Ahmad.
 
Seperti diketahui, berdasarkan hasil rapat pleno KPU Donggala beberapa waktu lalu, kursi DPRD Donggala setelah berpisah dengan Sigi, hanya 30 kursi dari sebelumnya 40 kursi. Ada sekitar 17 orang anggota DPRD Donggala yang pindah ke DPRD Sigi, sehingga saat ini anggota DPRD Donggala hanya 23 orang. “Makanya untuk menggenapkan 30 kursi, harus dilantik lagi 7 orang wakil rakyat yang baru,” tandasnya.(fer)

Sumber : Radar Sulteng

Ingin ke Sigi, Tolak Donggala

Warga Bambawakona Minta DPRD Memfasilitasi

SIGI- Warga Dusun Bambawakona Desa Ongulara, Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala, menyatakan tekad mereka untuk menjadi warga Kabupaten Sigi. Mereka menolak untuk bergabung ke Donggala. Selain alasan letak wilayah dusun mereka lebih dekat dengan Sigi, warga setempat selama ini lebih banyak mendapat pelayanan dari Sigi dibanding Donggala


Aspirasi untuk bergabung ke Sigi, disampaikan oleh beberapa warga Dusun Bambawakona saat mendatangi DPRD Sigi kemarin (10/3). Mereka terdiri dari tokoh adat, tokoh agama, kepala dusun dan ketua RT.
“Dusun kami sebaiknya digabung dengan Desa Dombu, Kecamatan Marawola Barat, Sigi. Lebih dekat kami ke Dombu daripada ke Desa Ongulara Kecamatan Banawa Selatan. Kami mohon DPRD Sigi memfasilitasi aspirasi kami,’’ kata Oisman, salah seorang tokoh agama di Dusun Bambawakona


Sebelumnya, dusun itu memang tergabung dengan Desa Dombu. Tapi karena terjadi pemekaran, tiba-tiba dusun tersebut masuk ke Desa Ongulara. Olehnya warga meminta status dusun mereka dikembalikan seperti awal. “Penduduk di dusun kami sekitar 64 kk. Kami ke sini, atas aspirasi semua warga dusun. Maka dari itu, sebisa mungkin aspirasi kami diperhatikan,’’ tambah Sardi, Kepala Dusun Bambawakona. 

Meski perwakilan warga tidak diterima DPRD Sigi secara resmi, namun Ketua DPRD sementara Gesang Yuswono sempat menemui warga. Untuk membahas aspirasi mereka, Gesang menyatakan menunggu dulu pembentukan komisi, baru bisa disahuti permintaan warga tersebut. 

“Menunggu dulu komisi dibentuk, baru dibahas. Tapi apa yang warga harapkan, sudah kami tampung untuk menjadi perhatian dewan,’’ janji Gesang kepada warga Dusun Bambawakona. (fri

Sumber (Radar Sulteng)

Tuan Rumah Target Juara Umum

Pada MTQ Tingkat Provinsi ke-23 di Donggala
DONGGALA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala menargetkan juara umum pada pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi ke-23, yang akan digelar di Kabupaten Donggala tanggal 17-27 April 2010 mendatang. Saat ini para kafilah Donggala yang akan berlaga di arena empat tahunan itu, terus diberikan pelatihan. 

Kabag Kesra Setdakab Donggala Dra Lutfiah Mangun mengatakan, sebagai tuan rumah MTQ, kafilah Donggala harus tampil maksimal dan menyajikan yang terbaik. Untuk itu, pihaknya tidak muluk-muluk menargetkan juara umum tersebut. ”Juara umum harus diraih. Karena sebagai tuan rumah, kita harus memberikan yang terbaik bagi masyarakat Donggala,” jelas Lutfiah kepada Radar Sulteng, kemarin (8/3).
Menurut Lutfiah, kafilah Donggala akan mengikuti semua cabang yang ada dan bertekad bisa menjadi juara pertama pada setiap cabang yang dilombakan. Untuk mewujudkan semua itu, para kafilah terus diberikan pelatihan. Tidak tangung-tangung, Pemkab Donggala mendatangkan 13 orang instruktur profesional untuk melatih para kafilah Donggala. ”Para kafilah kita dilatih instruktur profesional. Makanya kami yakin akan bisa meraih juara umum,” tandasnya. 

Lutfiah juga mengharapkan, agar para kafilah serius mengikuti pelatihan yang diberikan oleh instruktur karena pada saatnya nanti harus memberikan penampilan yang maksimal. ”Kami harap para calon peserta atau kafilah Donggala serius mengikuti pelatihan,” tekannya.
Terkait persiapan pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi ke-23 tersebut, Ketua Harian panitia MTQ, Drs H Kasmuddin H, MSi yang dihubungi Radar Sulteng di ruang kerjanya kemarin (8/3) mengatakan, berbagai persiapan terus dimatangkan. ”Secara teknis, semuanya telah siap, tinggal menunggu pelaksanaannya saja,” jelasnya.
Saat ini, lanjut Kasmuddin, tinggal penyelesaian pembangunan astaka dan tribun. Untuk astaka sudah rampung sekitar 95 persen dan untuk tribun utama sudah selesai sekitar 75 persen. ”Kami tinggal menunggu penyelesaian astaka dan tribun utama,” tandasnya. 

Kasmuddin yang juga Sekkab Donggala ini mengatakan, Pemkab Donggala sebagai tuan rumah hajatan Pemprov Sulteng itu sangat siap. Kepanitiaan yang dipimpin oleh Bupati Donggala Drs H Habir Ponulele MM, pada prinsipnya siap 100 persen menyukseskan pelaksanaan MTQ yang akan dipusatkan di lapangan sepak bola kabonga kecil itu. 

Untuk persiapan lainnya seperti penginapan kafilah dan dewan hakim, lanjut Kasmuddin sudah tuntas dan tidak ada masalah. Pun demikian dengan lokasi pameran dan pasar rakyat serta lokasi pelaksanaan rapat-rapat teknis telah disiapkan. “Para kafilah akan diinapkan di rumah-rumah penduduk yang sudah ditentukan. Sementara dewan hakim disiapkan penginapan khusus,” tandasnya.(fer)




Presiden PKS: Tidak Ada Tawaran Barter Kasus

Written By Unknown on 9.3.10 | 9.3.10

JAKARTA - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaq menegaskan partainya tidak pernah mendapat tawaran mengenai barter skandal Bank Century dengan sejumlah kasus.

"Tidak ada tawaran itu," tegas Luthfi saat dikonfirmasi okezone, Senin malam (8/3/2010).

Soal rilis Indonesia Corruption Watch (ICW) mengenai barter kasus, Luthfi enggan berkomentar. "Kita tidak mau menanggap lontaran yang belum detail," tandasnya.

Dua hari yang lalu, dalam jumpa persnya ICW mengkhawatirkan adanya uapya pelemahan hasil paripurna Century di DPR tentang kasus Bank Century melalui barter tujuh kasus. Kasus tersebut di antaranya, tunggakan pajak perusahaan milik Aburizal Bakrie, kasus Inkud yang melibatkan politisi Golkar dan kasus LC fiktif yang melibatkan inisiator hak angket Century.

"Sikap partai adalah tidak mencampurkan urusan pribadi dengan urusan organisasi," kata Luthdi.

Penyebutan barter kasus ini bermula dari pernyataan staf khusus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bidang hukum, Denny Indrayana. Meski tidak menjelaskan secara detil, Denny menyebut ada partai yang mencoba bernegosiasi dengan SBY.

Kendati begitu, sejumlah petinggi Demokrat membantah adanya barter kasus Century.“Itu (barter kasus) keliru. Jangan melakukan persepsi tersebut, karena kami tidak melakukan politik barter,” kata Wasekjen Partai Demokrat Syarifuddin Hasan kemarin di Gedung DPR, Jakarta. (frd)(hri)



Kebiasaan Minum Air yang Dianggap Mitos

Written By Unknown on 5.3.10 | 5.3.10

Merry Wahyuningsih - detikHealth


Jakarta, Air penting bagi tubuh. Jika kebutuhan air terpenuhi dengan baik maka tubuh akan jarang terkena sakit. Tapi seorang ahli ginjal menilai ada kebiasaan-kebiasaan yang dianggap wajib dipatuhi dalam minum air padahal sebenarnya itu belum tentu benar.

Pakar ginjal Dr Stanley Goldfarb University of Pennsylvania dalam penelitiannya yang telah dipublikasikan Journal of the American Society of Nephrology seperti dikutip Kamis (4/3/2010) mengatakan ada anggapan keliru yang beredar di masyarakat soal minum air.

Dia melihat ada lima mitos soal minum air yang begitu dipercaya oleh orang, yaitu:

1. Minum 8 gelas setiap hari
Dr Goldfarb mengaku tidak tahu dari mana datangnya nasihat standar mengenai minum air 8 gelas sehari. "Tidak ada yang benar-benar tahu," kata Dr Stanley Goldfarb, seorang ahli ginjal di University of Pennsylvania.

Menurutnya kebutuhan minum tiap orang berbeda, bisa saja jumlah itu cukup buat seseorang tapi kurang atau kelebihan bagi yang lain. Si pemilik tubuh yang tahu persis berapa kebutuhan airnya. Gara-gara mitos minum air 8 gelas sehari banyak orang yang merasa bersalah jika tak mencapai minum 8 gelas sehari.

2. Minum banyak air dapat membantu membersihkan racun
Ginjal menyaring racun dari aliran darah. Kemudian racun keluar melalui urin. Pertanyaannya, apakah minum air lebih banyak dapat meningkatkan fungsi ginjal? "Tidak," kata Goldfarb. Bahkan, minum air dalam jumlah besar kemungkinan akan mengurangi kemampuan ginjal sebagai penyaring. Ini merupakan penurunan yang kecil, tapi pasti.

3. Banyak minum sama dengan kulit sehat
Tubuh kita terdiri dari 60 persen air. Jadi, orang dengan berat badan 200 pound, sebesar 120 pound adalah berupa air. Menambahkan beberapa gelas air setiap hari memiliki efek terbatas. "Ini sebagian kecil dari apa yang ada dalam tubuh," kata Goldfarb. Jadi sangat tidak mungkin hal ini dapat menguntungkan tubuh.

Sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2007 tentang manfaat air untuk kecantikan menunjukkan bahwa 500 ml air meningkatkan aliran darah kapiler di kulit. Tetapi tidak jelas apakah perubahan ini secara klinis signifikan.

4. Minum banyak air dapat menurunkan berat badan
"Air adalah strategi yang sangat besar bagi orang yang ingin diet karena tidak mengandung kalori," kata Madeline Fernstrom dari University of Pittsburgh. Jadi mulut akan tetap sibuk walaupun tanpa makanan dan juga mendapatkan rasa puas. Tetapi menurut Fernstrom air tidaklah ajaib. Pilihan lain untuk diet nol kalori adalah dengan mengurangi minuman soda.

5. Mudah dehidrasi selama latihan
Dehidrasi akan dirasakan ketika seseorang kehilangan 2 persen dari berat tubuhnya. Di tempat panas dan kering kebutuhan air akan meningkat. Pelari maraton, pengendara sepeda motor dan pejalan kaki perlu mengenali tanda-tanda dehidrasi.

American College of Sports Medicine merekomendasikan bahwa atlet minum 16 ons cairan beberapa jam sebelum memulai latihan. Tetapi untuk orang berjalan-jalan di taman, tidak memerlukan sebotol air. Goldfarb pun menyarankan, minumlah hanya ketika Anda haus.

Temuan Goldfarb ini memang berbeda dengan pakar-pakar kesehatan lainnya. Prof Dr Ir Hardinsyah, ahli gizi dan pangan sekaligus dekan Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) Institut Petanian Bogor (IPB) mengatakan kekurangan air bisa menyebabkan seseorang mengalami gangguan otak. "Kurang 1 persen saja bisa mengalami gangguan ingatan," ujarnya beberapa waktu lalu.

Sementara Dr dr Parlindungan Siregar SpPD.KGH, seorang dokter spesialis penyakit dalam di FKUI-RSCM pernah mengatakan ketika tubuh kekurangan air atau dehidrasi, cairan di otak akan menurun, asupan oksigen yang harusnya mengalir ke otak pun berkurang.

Akibatnya, sel-sel otak menjadi tidak aktif dan berkembang, bahkan bisa menciut. Dan ketika itu terjadi, otak tidak bisa menjalankan fungsi normalnya lagi, terutama fungsi kognitif yaang akhirnya membuat seseorang menjadi lemot, gampang lupa, dan tidak konsentrasi.

Sementara Profesor Hiromi Shinya MD, pakar enzim yang juga guru besar kedokteran di Albert Einstein College of Medicine AS menekankan pentingnya jadwal minum air yang ideal.

Seperti halnya tanaman, menurutnya ada periode yang baik untuk minum karena pengairan yang berlebihan pada tanaman akan membuat tanaman menjadi busuk dan layu. Sehingga ada periode waktu yang sesuai untuk tubuh minum air.

Cara ideal untuk mencukupi kebutuhan air untuk tubuh adalah:

1-3 gelas saat bangun tidur pada pagi hari
2-3 gelas, 1 jam sebelum makan siang
2-3 gelas, 1 jam sebelum makan malam.

Diakuinya, kebutuhan minum tiap orang berbeda tapi biasakan untuk minum air 6-8 gelas per hari (1,5-2 liter) untuk orang dewasa. Jika cuaca sangat panas misalnya maka orang akan membutuhkan minum yang lebih banyak. Sebaliknya orang yang mengalami sistem pencernaan lemah dapat mengalami diare jika minum terlalu banyak.

Sekali lagi banyaknya air yang dibutuhkan seseorang berbeda-beda tergantung pada ukuran tubuh orang tersebut dan apa yang dianggap sesuai untuk tubuhnya.(ir/ir)

SBY Nyatakan Menghormati Proses di DPR

Written By Unknown on 4.3.10 | 4.3.10

VIVAnews - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akhirnya bicara soal kasus Bank Century. Ini adalah pendapat pertama yang disampaikan SBY pasca rapat paripurna DPR.

Memulai pidatonya, SBY mengatakan perlu untuk berbicara. "Saya memutuskan berbicara langsung kepada rakyat Indonesia selaku pemilik utama kedaulatan di negeri ini," kata dia di Istana Negara, Jakarta, Kamis 4 Maret 2010.

"Saya sangat menghormati proses politik di DPR, saya mengikuti dengan cermat semua dinamika yang terjadi di dalam dan di luar DPR," lanjut dia.

Ditambahkan presiden, dia memiliki pandangan kuat. Bahwa, "semua proses politik demokratis, jauh dari kekerasan, beretika dan bermartabat kita tumbuhkan agar memberikan manfaat," tambah dia.


Pidato SBY didampingi semua menteri Kabinet Indonesia Bersatu II, termasuk Tifatul Sembiring (PKS), Suryadharma Ali (PPP), dan Agung Laksono (Golkar).

Wakil Presiden Boediono dan Menteri Keuangan, Sri Mulyani -- yang saat ini jadi sorotan juga hadir.

***
Tadi malam, Rabu 3 Maret 2010, Paripurna DPR memutuskan opsi C dalam penyelesaian kasus Century.

Implikasinya, perlu ada pengusutan hukum terhadap kasus Century.

Kubu partai Demokrat dua kali kalah voting. Pertama, dalam voting yang menentukan alternatif penyelesaian kasus Century. Demokrat gagal memperjuangkan opsi AC, opsi ketiga yang merupakan gabungan opsi A dan C. Skor akhir voting pertama, 294 lawan 246 orang.

Selanjutnya, Demokrat juga gagal memperjuangkan opsi A -- bahwa tak ada masalah dalam kebijakan dan pelaksanaan bailout bank Century. Skor akhir 212 lawan 325 untuk opsi C.

Hanya dua partai koalisi, PAN dan PKB, yang setia mendampingi Demokrat dalam rapat paripurna DPR yang memutuskan nasib kasus Bank Century.

Sementara tiga lainnya, Golkar, PKS, lalu PPP berbeda pendapat.


PKS Tak Diundang Pertemuan Partai Koalisi

Written By Unknown on 1.3.10 | 1.3.10


JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Demokrat dikabarkan menggelar pertemuan dengan mitra koalisi di kediaman petinggi Demokrat Syarif Hassan, pada Minggu (28/2/2010) malam kemarin. Ketua Fraksi Partai Demokrat Anas Urbaningrum pun mengatakan, sudah tercapai kesepakatan antarmitra koalisi terkait kasus Bank Century.
Namun, Partai Keadilan Sejahtera, melalui Sekjen Anis Matta, justru mengaku tak tahu adanya pertemuan tersebut. "Saya tidak tahu apa isi pembicaraan tadi malam. Saya tidak datang," kata Anis, Senin (1/3/2010), di Gedung DPR, Jakarta.
Anis juga mengaku tak tahu, apakah ada petinggi PKS yang datang ke pertemuan tersebut. "Saya sedang di luar kota," sambungnya.
Wakil Ketua DPR ini memastikan, pertemuan-pertemuan yang digelar pimpinan koalisi tidak akan menggoyahkan sikap partainya terkait penyusunan kesimpulan akhir Pansus Angket Kasus Bank Century. "Golkar katanya tidak akan berubah. PKS juga tidak akan ada perubahan," ujar Anis.
Ketika ditanya bahwa ketidakhadiran PKS karena sudah disingkirkan dari koalisi, Anis enggan menanggapinya. Menurut dia, PKS hanya melakukan komunikasi dan terikat dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. "Komunikasi yang kami anggap official adalah komunikasi dengan Pak SBY. Selain itu tidak official. Dan sejauh ini komunikasi dengan Pak SBY berjalan baik," ujar Anis.

Memaknai Maulid Nabi Muhammad SAW

Written By Unknown on 28.2.10 | 28.2.10


METODE PENDIDIKAN PARIPURNA RASULULLAH SAW


Fraksi-PKS Online: “Muhammad merupakan seorang pendidik yang membimbing manusia menuju kemerdekaan dan kebahagiaan yang lebih besar” (Robert L. Gullick Jr. dalam bukunya Muhammad, The Educator)

Sepanjang sejarah dunia, Islam telah terbukti membangun peradaban manusia yang gemilang. Islam mampu mencerahkan peradaban gelap gulita menuju terang benderang. Dua puluh abad yang silam, Nabi Muhammad SAW datang dengan membawa kabar suka yakni membebaskan manusia dari kejahiliyahan dan kebodohan yang mengitari kehidupan pada zaman tersebut. Penindasan, perbudakan, dan kezaliman-kezaliman yang terjadi. Lahirlah peradaban Islam yang gemilang. Factor paling menentukan ketika itu adalah keimanan dan keilmuan. Tidak ada dikotomi dari keduanya. Keimanan dan keilmuan adalah dua factor mendasar keberhasilan kejayaan Islam.
PIAGAM DEKLARASI

Bismilllahirrahmaanirrahiim
Bangsa Indonesia telah menjalani sebuah sejarah panjang yang sangat menentukan dalam waktu lebih dari lima dekade ini dengan sebuah perjuangan yang berat dan kritis. Setelah lepas dari penjajahan Belanda dan Jepang selama tiga setengah abad, Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945.
Kebangkitan ini berjalan hingga tahun 1959 ketika upaya untuk membangun bangsa yang demokratis dan sejahtera mengalami kebuntuan dengan dikeluarkannya Dekrit Presiden 5 Juli 1959 yang menandai awal diktaktorisme di Indonesia. Orde Baru muncul pada tahun 1966 tetapi ternyata hanya merupakan sebuah perpanjangan tangan kekuasaan militer yang benih-benihnya sudah mulai bersemi pada masa Orde Lama.
Pada tanggal 21 Mei 1998 bangsa Indonesia mengukir kembali harapannya untuk hidup dalam suasana yang mampu memberi harapan ke depan dengan digulirkannya Reformasi Nasional yang didorong oleh perjuangan mahasiswa dan rakyat. Reformasi Nasional pada hakekatnya adalah sebuah kelanjutan dari upaya mencapai kemerdekaan, keadilan dan kesejahteraan bagi bangsa Indonesia dari perjuangan panjang yang telah ditempuh selama berabad-abad.
Demokratisasi menjadi tulang punggung perjuangan tersebut yang mewadahi partisipasi masyarakat dalam keseluruhan aspeknya. Bertolak dari kesadaran tersebut, dibentuklah sebuah partai politik yang akan menjadi wahana dakwah untuk mewujudkan cita-cita universal dan menyalurkan aspirasi politik kaum muslimin khususnya beserta seluruh lapisan masyarakat Indonesia umumnya. Partai tersebut bernama Partai Keadilan Sejahtera.
Semoga Allah SWT memberikan hidayah dan inayah-Nya kepada kita, mengikatkan hati diantara para pengikut agama-Nya dan menolong perjuangan mereka dimana pun mereka berada. Amin.
Jakarta, 20 April 2002
Atas Nama Pendiri Partai Keadilan Sejahtera

(Drs. Almuzzammil Yusuf)
Ketua Umum
(Drs. Haryo Setyoko)
Sekretaris Jenderal


DAFTAR NAMA PENDIRI
PARTAI KEADILAN SEJAHTERA
Abdullah
Achyar Eldine, SE
Ahmad Yani, Drs.
Ahmadi Sukarno, Lc., MAg
Ahzami Samiun Jazuli, MA, DR
Ali Akhmadi, MA
Arlin Salim, Ir
Bali Pranowo, Drs
Budi Setiadi, SKH
Bukhori Yusuf , MA
Eddy Zanur, Ir, MSAE
Eman Sukirman, SE
Ferry Noor, SSi
H. Abdul Jabbar Madjid MA
H.M Ridwan
H.M. Nasir Zein, MA
Harjani Hefni, Lc
Haryo Setyoko, Drs
Herawati Noor, Dra
Herlini Amran, MA
Imron Zabidi, Mphil
Kaliman Iman Sasmitha
M. Iskan Qolba Lubis, MA
M. Martri Agoeng
Muttaqin
Mahfudz Abdurrahman
Martarizal, DR
Mohammad Idris Abdus Somad, MA, DR
Muhammad Aniq S, Lc.
Muhammad Budi Setiawan, Drs
Muslim Abdullah, MA
Musoli, MSc, Drs
Musyafa Ahmad Rahim, Lc
Nizamuddin Hasan, Lc
P. Edy Kuncoro, SE. Ak
Ruly Tisnayuliansyah, Ir
Rusdi Muchtar
Sarah Handayani, SKM
Susanti
Suswono, Ir
Syamsu Hilal, Ir
Umar Salim Basalamah, SIP
Usman Effendi, Drs
Wahidah R Bulan, Dra
Wirianingsih, Dra
Yon Mahmudi, MA
Yusuf Dardiri, Ir
Zaenal Arifin
Zufar Bawazier, Lc
Zulkieflimansyah, DR.
 SEJARAH PK SEJAHTERA

Partai Keadilan Sejahtera (PK-Sejahtera) merupakan pelanjut perjuangan Partai Keadilan (PK) yang dalam pemilu 1999 lalu meraih 1,4 juta suara (7 kursi DPR, 26 kursi DPRD Propinsi dan 163 kursi DPRD Kota/Kabupaten).

PK-Sejahtera percaya bahwa jawaban untuk melahirkan Indonesia yang lebih baik di masa depan adalah dengan mempersiapkan kader-kader yang berkualitas baik secara moral, intelektual, dan profesional. Karena itu, PK-Sejahtera sangat peduli dengan perbaikan-perbaikan ke arah terwujudnya Indonesia yang adil dan sejahtera.

Kepedulian inilah yang menapaki setiap jejak langkah dan aktivitas partai. Dari sebuah entitas yang belum dikenal sama sekali dalam jagat perpolitikan Indonesia hingga dikenal dan eksis sampai saat ini. Sebagai partai yang menduduki peringkat 7 dalam pemilu 1999 lalu, PK (kini PK-Sejahtera) bertekad untuk meningkatkan daya pengaruhnya dalam pemilu 2004 mendatang.

Untuk mengetahui sekilas sejarah PK-Sejahtera, kami paparkan secara singkat di bawah ini:
Tahun 1998 
20 Juli 1998Partai Keadilan (PK) didirikan di Jakarta. Hal tersebut dinyatakan dalam konferensi pers di Aula Masjid Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta.
9 Agustus 1998Deklarasi PK di lapangan Masjid Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta, dihadiri oleh 50.000 massa.
19 September 1998PK menolak pemberlakuan asas tunggal dalam kehidupan berorganisasi. Hal itu dinyatakan Presiden PK Dr Ir Nurmahmudi Isma'il dalam pidato politik peresmian DPW PK DIY.
3-6 Desember 1998Musyawarah Kerja Nasional I digelar di Kampung Wisata Insan Krida (KWIK), Parung, Bogor, dan ditutup di hotel Cempaka, Jakarta setelah sebelumnya melakukan konvoi kendaraan dari Bogor-Jakarta.
Tahun 1999 
19 Februari 1999KH Didien Hafidhudin ditetapkan sebagai Calon Presiden RI dari Partai Keadilan.
30 Mei 1999Delapan partai politik berasaskan Islam menyatakan bersatu dan menyepakati penggabungan sisa suara (stembus accord) hasil Pemilu 1999. Ke delapan partai itu adalah PPP, Partai Keadilan, Partai Kebangkitan Ummat,  Partai Ummat Islam, PPII Masyumi. PNU. PBB. dan PSII 1905.
3 Juni 1999Ribuan kader dan simpatisan Partai Keadilan memenuhi janji mereka untuk "memutihkan" Ibukota serta berkumpul di Bundaran HI menandai berakhirnya kampanye partai tersebut di Jakarta.
2 Agustus 1999Partai Keadilan (PK) menandatangani hasil penghitungan suara pemilu dengan catatan pemilu relatif luber dan tidak jujur dan adil (jurdil). Keputusan ini diambil PK dengan pertimbangan adanya reaksi positip berupa pengakuan dari panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) bahwa Pemilu 1999 yang baru lalu masih jauh dari jurdil. Penandatanganan hasil pemilu dilakukan di kantor KPU, Senin sore (2/8).
20 Oktober 1999PK menerima tawaran kursi kementerian Kehutanan dan Perkebunan (Hutbun) dalam kabinet pemerintahan KH Abdurrahman Wahid.
21 Oktober 1999PK menunjuk Dr Ir Nurmahmudi Isma'il MSc sebagai calon menteri yang diajukan karena memiliki kapasitas, kapabilitas dan akseptabilitas.
Tahun 2000 
16 April 2000Dr Ir Nurmahmudi Isma'il mengundurkan diri dari jabatan Presiden Partai dan selanjutnya akan berkonsentrasi di kementerian Kehutanan dan Perkebunan.
18-21 Mei 2000PK menggelar Musyawarah Nasional I di hotel Bumiwiyata, Depok.
21 Mei 2000Dr Hidayat Nurwahid, MA terpilih sebagai Presiden kedua Partai Keadilan menggantikan Dr. Ir. Nurmahmudi Isma'il dalam Musyawarah Nasional I PK di hotel Bumiwiyata, Depok.
3 Agustus 2000Delapan partai Islam (PPP, PBB, PK, Masyumi, PKU, PNU, PUI, PSII 1905) menggelar acara Sarasehan dan Silaturahim Partai-partai Islam di masjid Al Azhar dan meminta Piagam Jakarta masuk dalam Amandemen UUD 1945.
12 Oktober 2000DPP Partai Keadilan (PK) menemui Wakil Ketua DPR Ri Soetardjo Soerjogoeritno di gedung DPR RI dan meminta delegasi IPU DPR RI untuk mengusahakan resolusi yang di dalamnya tidak hanya mengecam keras Israel, tapi sekaligus mengeluarkan Israel dari keanggotaan IPU.
13 Oktober 2000Puluhan ribu massa Partai Keadilan (PK) yang berunjuk rasa di halaman Gedung DPR. Di bawah tangga gedung paripurna DPR aktivis PK membakar bendera Israel. PK meminta agar RI konsisten dengan sikap menyesalkan, menolak dan mengecam Israel menyusul penyerangan ke Palestina.
9 November 2000Partai Keadilan menggelar acara Gelar Sambut Ramadhan. Masyarakat dan pemimpin bangsa diingatkan untuk menjaga kesucian bulan Ramadhan. Ribuan massa Partai Keadilan (PK) dari Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi menghadiri acara Gelar Sambut Ramadhan. Tablik akbar ini diselenggarakan di Bumi Perkemahan Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Ahad (19/11) pagi.
Tahun 2001  
20 Januari 2001PK menggelar Silaturahim dan Halal Bihalal di Silang Monas, Jakarta. Dalam orasinya Presiden PK Hidayat Nur Wahid menyatakan PK berlepas diri dari segala efek negatif pola dan produk kepemimpinan kontroversial kontraproduktif yang dilakukan Presiden Abdurrahman Wahid.
2 Maret 2001DPP PK mengadakan bakti sosial di propinsi Banten yang terkena musibah banjir dan tanah longsor.
8 Oktober 2001 Lebih dari 150 anggota legislatif dari Partai Keadilan (PK) dari seluruh Indonesia, Senin (8/10) mendatangi Kedubes Amerika Serikat di Jalan Merdeka Barat dan bergabung dengan massa yang sudah lebih dulu melakukan aksi menentang terorisme AS.
19 Oktober 2001PK gelar demo besar menentang agresi militer AS ke Afghanistan. Aksi besar ini diikuti 40.000 orang dan mendapat pujian dari berbagai pihak karena berlangsung damai dan tertib. Dalam aksi itu dibentuk Komite Indonesia untuk Solidaritas Afghanistan (KISA) yang diketuai oleh Dr Salim Segaf Al Djufri.
Tahun 2002  
7 April 2002PK gelar aksi keadilan untuk Palestina menentang aksi terorisme Israel atas bangsa Palestina di Silang Monas, Jakarta. PK juga membentuk Komite Keadilan untuk Pembebasan Al Aqsha (KKPA) yang diketuai oleh Dr Ahzami Zami'un Jazuli.
25 Mei 2002PK gelar acara Gerak Jalan Keluarga (GJK) menyambut Maulid Nabi 1423 H dari Silang Monas - MH Thamrin - Bundaran HI - Silang Monas.
8 Juni 200215 pimpinan parpol yang tidak memenuhi ketentuan electoral threshold dua persen berdasar Undang-Undang (UU) Pemilu Nomor 3 Tahun 1999 sepakat menandatangani dokumen bersama di Hotel Sahid, Jakarta, untuk menolak pemberlakuan ketentuan tersebut. Mereka juga menuntut agar semua parpol peserta Pemilu 1999 diikutkan lagi dalam Pemilu 2004 walaupun ada parpol yang sama sekali tidak mempunyai perolehan kursi di DPR/DPRD. Partai yang terlibat pada pertemuan yang diprakarsai Partai Keadilan dan Persatuan (PKP), yaitu Partai Keadilan (PK), Partai Demokrasi Kasih Bangsa, Partai Nahdlatul Umat, Partai Demokrasi Indonesia, Partai Bhinneka Tunggal Ika Indonesia, Partai Katolik Demokrat, Partai Daulat Rakyat, Partai Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia, Partai Persatuan, Partai Syarekat Islam Indonesia, Partai Nasional Indonesia Massa Marhaen, Partai Nasional Indonesia Front Marhaenis, Partai Politik Islam Indonesia Masyumi, dan Partai Kebangkitan Umat.
Tahun 2003 
9 Februari 2003Ratusan ribu massa PK berunjuk rasa menolak serangan AS ke Irak di sepanjang Jl. MH Thamrin hingga kedubes AS.
20 Maret 2003 Sekali lagi, PK bersama PKS menggelar aksi damai menentang serangan AS ke Irak di sepanjang Jl. MH Thamrin hingga kedubes AS. Aksi diikuti oleh 30.000 massa.
30 Maret 2003 PKS bersama Komite Indonesia untuk Solidaritas Rakyat Irak (KISRA) serta seluruh elemen masyarakat menggelar aksi ‘Sejuta Umat' dari Bunderan HI hingga kedubes AS, Jakarta. Aksi ini merupakan aksi terbesar sepanjang massa dan mampu mengusik para pemimpin dunia.
17 April 2003 Musyawarah Majelis Syuro XIII Partai Keadilan yang berlangsung di Wisma Haji Jawa Barat, Bekasi, merekomendasikan PK untuk bergabung dengan PKS.
20 April 2003Deklarasi DPP PKS di Silang Monas, Jakarta, yang dihadiri oleh 40.000 massa.
26 Mei 2003PK dan PKS mendeklarasikan Crisis Centre untuk Rakyat Aceh (CCRA) di halaman Masjid Agung Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta. CCRA dimaksudkan untuk membantu rakyat Aceh yang tengah dilanda konflik berkepanjangan.
4 Juni 2003 DPP PKS dinyatakan lulus verifikasi oleh Depkehham. Verifikasi dilakukan di kantor sekretariat Jl. Mampang Prapatan VIII No. R-2, Jakarta.
5 Juni 2003 PK selenggarakan acara ‘Silaturahim Nasional Anggota Legislatif Partai Keadilan' di Wisma DPR, Cikupa, Cisarua, Bogor, yang diikuti oleh 180 anggota dewan dari seluruh Indonesia.
8 Juni 2003 PKS gelar ‘Dzikir dan Doa untuk Rakyat Aceh' di halaman Masjid Agung Al Azhar, Jl. Pattimura, Kebayoran Baru, Jakarta, diikuti oleh ribuan massa.
10 Juni 2003 PK bersama PKS melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung MPR/DPR Jl. Gatot Subroto, Jakarta, untuk mendukung disahkannya RUU Sisdiknas oleh DPR RI.
2 Juli 2003 Partai Keadilan Sejahtera (PK Sejahtera) telah menyelesaikan seluruh proses verifikasi Departemen Kehakiman dan HAM (Depkehham) di tingkat Dewan Pimpinan Wilayah (setingkat Propinsi) dan Dewan Pimpinan Daerah (setingkat Kabupaten/Kota). Ini berarti PK Sejahtera telah melengkapi 100% persyaratan verifikasi Depkehham.
3 Juli 2003PK bergabung dengan PKS yang dilakukan di kantor pengacara Tri Sulistyowarni di Pamulang, Tangerang. Dengan penggabungan ini, seluruh hak milik PK menjadi milik PKS, termasuk anggota dewan dan para kadernya.
20 Juli 2003 Musyawarah Majelis Syuro I PKS yang berlangsung di Ruang Binasentra, Kompleks Bidakara, Jakarta, menetapkan delapan kriteria Calon Presiden (Capres) RI versi PKS. Selain itu dicanangkan juga mekanisme pemilihan capres melalui Jaring Capres Emas.
22 Juli 2003Ribuan massa PKS melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog), Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. PKS menolak kebijakan Bulog seperti beras impor dan dana talangan Sukhoi yang dinilai menyengsarakan ribuan petani.
8 Agustus 2003 DPP PKS mencanangkan program Safari ‘Aam Intikhobi (Tahun Pemenangan Pemilu), yaitu program safari tokoh-tokoh partai ke berbagai daerah untuk mensosialisasikan dan mensukseskan pemilu 2004. Acara berlangsung di Aula Masjid Baitussalam, Duren Tiga, Jakarta.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. PKS Donggala - Redesigned by PKS Donggala
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger