Latest Post
19.5.10
Izzatul Islam - Hymne PKS (New).mp3
Written By Unknown on 19.5.10 | 19.5.10
Label:
Hymne PKS,
Izzatul Islam
13.5.10
Jagalah ISTRI
Written By Unknown on 13.5.10 | 13.5.10
Bagi yang saat ini sudah menikah dan ingin selalu bahagia bersamanya....tidak ada salahnya melihat klip video ini melalui facebook (Klik Disini untuk nonton langsung) ...ehh...ehhh...ehhhh ...sebaiknya add dulu sumber videonya (akh Ali Husna di http://www.facebook.com/ali.husna atau ana sendiri di http://www.facebook.com/pak.jatt atau cukup ingin download file MP3 saja dari JAGALAH ISTRI punya Gondes tersebut....? Silahkan download disini. Trus klik free user ketika dah masuk ditunggu sbentar ya?......beberapa detik lagi dan lagiiiiiiiiii.....eh kayak pemain bola saja. nah barulah download berjalan. OK? mudah kan?
Label:
Gondes,
Jagalah Istri,
Nasyid
11.5.10
Alat Kelengkapan DPRD Terbentuk
Written By Unknown on 11.5.10 | 11.5.10
Jumat, 7 Mei 2010
Alat Kelengkapan DPRD Terbentuk
DONGGALA – DPRD Donggala akhirnya membentuk dua alat kelengkapan DPRD. Yakni Komisi dan Badan Anggaran (Banggar), melalui sidang paripurna yang dilaksanakan di ruang sidang utama kantor DPRD Donggala, Kamis (6/5). Dengan terbentukan komisi dan banggar, maka alat kelengkapan DPRD lainnya, yang akan dibentuk dalam waktu dekat ini adalah Badan Legislasi dan Badan Kehormatan.
Alat Kelengkapan DPRD Terbentuk
DONGGALA – DPRD Donggala akhirnya membentuk dua alat kelengkapan DPRD. Yakni Komisi dan Badan Anggaran (Banggar), melalui sidang paripurna yang dilaksanakan di ruang sidang utama kantor DPRD Donggala, Kamis (6/5). Dengan terbentukan komisi dan banggar, maka alat kelengkapan DPRD lainnya, yang akan dibentuk dalam waktu dekat ini adalah Badan Legislasi dan Badan Kehormatan.
Pantauan Radar Sulteng di kantor DPRD kemarin, proses pembentukan komisi dan Banggar ini berlangsung lancar. Di DPRD Donggala, terdapat tiga komisi, yaitu Komisi I dengan ketua, Ir Simasse, wakil ketua Iksan Suki, S.Kom dan Sekretaris Soraya Sultan, SE. Komisi II dipimpin oleh Drs Abdul Muis Yahya, didampingi Drs H Gosetra Muthaher sebagai wakil ketua dan Ir Andi Sofyan Yotolembah, Msi sebagai sekretaris. Sedangkan komisi III dinakhodai oleh Moh Aswan M. Daali, SH didampingi Amrullah Lapase, SE sebagai wakil ketua dan H. Moh Tahir sebagai sekretaris. Khusus Banggar, secara otomatis dipimpin oleh pimpinan DPRD Donggala, dengan anggota para utusan dari masing-masing fraksi.
Pantauan Radar Sulteng, kemarin (6/5) sidang paripurna pembentukan alat kelengkapan DPRD yang dipimpin langsung Ketua DPRD Donggala, Ahmad S. Mardjanu, SH berlangsung lancar. Hanya saja, pelaksanaan sidang paripurna molor dari jadwal yang ditetapkan. Kondisi ini dikeluhkan para pejabat di satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Sebab, para kepala SKPD ini menunggu sidang dimulakan hingga beberapa jam. “Bayangkan kita tinggalkan kerja kita di kantor demi menghadiri undangan para anggota dewan terhormat. Namun, kita harus menunggu sidang dimulai hingga berjam-jam. Akhirnya pekerjaan kita di kantor terbengkalai karena sidang selalu molor,” tegas salah seorang kepala dinas kepada Radar Sulteng di kantor DPRD kemarin.
Kepala dinas yang minta namanya tidak ditulis itu mengemukakan, para kepala SKPD di Pemkab Donggala serba salah menghadapi DPRD Donggala. “Bila kita tidak hadir karena bertepatan dengan banyaknya tugas kantor yang harus diselesaikan, disoroti dengan bahasa yang tidak enak didengar. Sementara ketika undangan para anggota yang terhormat ini dihadiri, pekerjaan kita terbengkalai. Coba kalau waktu sidang tidak molor hingga dua tiga jam. Semua agenda pasti terlaksana dengan baik,” tegasnya.(bil)
Sumber Radar Sulteng
Label:
Donggala,
DPRD Donggala
11.5.10
Griya Pemuda Adhyaksa Dault Diresmikan
| Senin, 10 Mei 2010 | |||||
| DONGGALA-Pembukaan Musyawarah Kabupaten Komite Pemuda Nasional Indonesia (KNPI) Donggala diawali dengan peresmian Griya Adhyaksa Dault di Donggala, Jumat (7/5). Bupati Donggala Habir Ponulele saat pembukaan musyawarah KNPI mengharapkan dengan adanya gedung pemuda di Donggala agar dimanfaatkan dengan baik. “Sebab ini merupakan bukti nyata pemuda Donggala yang mempersembahkan gedung yang representative dan membuktikan hasil keras KNPI Donggala yang mampu memciptakan kekuatan generasi muda yang bertanggungjawab,” kata Bupati hadapan para anggota KNPI dan OKP. Sementara itu Ketua KNPI Donggala Sahriar Lamakampali dalam sambutannya, menyebutkan gedung tersebut merupakan sebuah persembahan bagi pemuda sebagai wujud tiga tahun masa kepengurusannya (2006-2010). Sahriar mengharapkan dengan adanya gedung Griya Pemuda Adhyaksa Dault ini dapat dimanfaatkan bagi pengurus KNPI yang terpilih nantinya. Sekedar diketahui, Gedung Griya Adhgyaksa Dault terbangun dengan dana APBN dan APBD atas upaya Adhyaksa Dault selaku Menteri Pemuda dan Olah Raga yang peletakan batu pertama dilakukan pada Juli 2008 lalu. (JAMRIN AB) Sumber :Media Alkhairat |
Label:
Adhyaksa Dault,
KNPI
6.4.10
INILAH.COM, Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sangat mendorong pembentukan Pansus Pajak di DPR karena pendapatan negara sangat tergantung kepada sektor itu.
"Sangat terbuka. Karena pendapatan negara dari pajak hampir 60 persen hingga 70 persen APBN," ujar Wasekjen PKS Fahri Hamzah di Gallery Kafe Cikini, Jakarta, Sabtu (3/4).
Menurut Fahri dengan membereskan pajak maka pendapatan negara bisa bertambah hingga 2- 3 kali lipat besarnya. Maka dari itu, sangat penting membuka pajak selebar lebarnya. Apalagi secara instans kasus pajak ini masuk ke jantung modus korupsi itu sendiri.
"Pajak adalah pendapatan terbesar APBN," tegasnya.
Fahri menambahkan, perlu audit investigasi apalagi kasus ini melibatkan level aparat penegak hukum melalui pemeriksaan bagaimana pajak telah disengketakan untuk negosiasi. Nantinya kata dia, DPR akan memberikan kewenangan khusus kepada BPK atau lembaga yang tidak terkait untuk melakukan investigasi menyeluruh.
“Selain itu perlu ada koneksitas pola bekerja penegak hukum. Ini penting karena mafia tidak hanya bekerja di pajak saja tapi lintas lembaga yang memberikan izin pajak,” katanya.[ito]
PKS Dorong Pembentukan Pansus Pajak
Written By Unknown on 6.4.10 | 6.4.10
Mevi Linawati
INILAH.COM, Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sangat mendorong pembentukan Pansus Pajak di DPR karena pendapatan negara sangat tergantung kepada sektor itu."Sangat terbuka. Karena pendapatan negara dari pajak hampir 60 persen hingga 70 persen APBN," ujar Wasekjen PKS Fahri Hamzah di Gallery Kafe Cikini, Jakarta, Sabtu (3/4).
Menurut Fahri dengan membereskan pajak maka pendapatan negara bisa bertambah hingga 2- 3 kali lipat besarnya. Maka dari itu, sangat penting membuka pajak selebar lebarnya. Apalagi secara instans kasus pajak ini masuk ke jantung modus korupsi itu sendiri.
"Pajak adalah pendapatan terbesar APBN," tegasnya.
Fahri menambahkan, perlu audit investigasi apalagi kasus ini melibatkan level aparat penegak hukum melalui pemeriksaan bagaimana pajak telah disengketakan untuk negosiasi. Nantinya kata dia, DPR akan memberikan kewenangan khusus kepada BPK atau lembaga yang tidak terkait untuk melakukan investigasi menyeluruh.
“Selain itu perlu ada koneksitas pola bekerja penegak hukum. Ini penting karena mafia tidak hanya bekerja di pajak saja tapi lintas lembaga yang memberikan izin pajak,” katanya.[ito]
Label:
Fahri Hamzah,
Pajak
24.3.10
BAHASA LATIN BEBERAPA HEWAN
Written By Unknown on 24.3.10 | 24.3.10
Good...good...good. tugas selesai.
Ini nama beberapa hewan :
1 Anjing = Canis familiaris
2 Ayam Hutan = Gallus gallus
3 Ayam Kampung = Gallus gallus bankiva
4 Babi Hutan = Sus barbatus
5 Badak Jawa = Rhinoceros sondaicus
6 Bangau Tongtong = Leptoptiles javanicus
7 Banteng = Bos javanicus
8 Banteng = Bos sondaicus
9 Bekantan = Nasalis larvatus
10 Bekicot = Achatina fulica
11 Beruk = Macaca nemestrina
12 Buaya Muara = Crocodilus porosus
13 Bunglon = Draco volans
14 Burung Hantu = Otus magicus
15 Burung Pecuk Ular = Anhinga melanogaster
16 Cacing Tanah = Lumbricus terrestris
17 Cenderawasih = Paradiseseidae
18 Cumi Cumi = Loligo
19 Duyung = Dugong dugong
20 Gajah = Elehas maximus
21 Jalak Bali = Leucopsar nicobarica
22 Jangkrik = Gryllidae
23 Kalajengking = Heterometrus cyaneus
24 Kalong Buah = Pteropus vampirus
25 Kancil = Tragulus Sp
26 Kanguru = Macropus giganteus
27 Katak Hijau = Rana pipiens
28 Kepiting = Scylla serrata
29 Kera Ekor Panjang = Macaca fascicularis
30 Kijang = Muntiacus muntjak
31 Kodok Bufo = Terestris
32 Komodo = Faranus komodonsis
33 Kucing Bulu = Felix mamorata
34 Kukang = Tarsius Sp
35 Lebah Madu = Apis indica
36 Lele = Clarias batrachus
37 Lele = Clarias batrachus
38 Macan Kumbang = Panthera pardus
39 Merak = Pavo muticus
40 Merpati = Columbia livia
41 Orang Utan = Simia satyrus
42 Owa-Owa = Hilobates Sp
43 Penyu = Chelonia mydes
44 Rajungan = Neptunus pellagicus
45 Rusa Sambar = Cervus unicolor
46 Semut = Formicidae
47 Serigala = Canis lupus
48 Singa = Panthera leo
49 Trenggiling = Manis javanicus
50 Tupai Tanah = Tupaiia tanaa
51 Ubur Ubur = Aurella Sp
52 Undur Undur = Myrmelon ferutalis
Ini nama beberapa hewan :
1 Anjing = Canis familiaris
2 Ayam Hutan = Gallus gallus
3 Ayam Kampung = Gallus gallus bankiva
4 Babi Hutan = Sus barbatus
5 Badak Jawa = Rhinoceros sondaicus
6 Bangau Tongtong = Leptoptiles javanicus
7 Banteng = Bos javanicus
8 Banteng = Bos sondaicus
9 Bekantan = Nasalis larvatus
10 Bekicot = Achatina fulica
11 Beruk = Macaca nemestrina
12 Buaya Muara = Crocodilus porosus
13 Bunglon = Draco volans
14 Burung Hantu = Otus magicus
15 Burung Pecuk Ular = Anhinga melanogaster
16 Cacing Tanah = Lumbricus terrestris
17 Cenderawasih = Paradiseseidae
18 Cumi Cumi = Loligo
19 Duyung = Dugong dugong
20 Gajah = Elehas maximus
21 Jalak Bali = Leucopsar nicobarica
22 Jangkrik = Gryllidae
23 Kalajengking = Heterometrus cyaneus
24 Kalong Buah = Pteropus vampirus
25 Kancil = Tragulus Sp
26 Kanguru = Macropus giganteus
27 Katak Hijau = Rana pipiens
28 Kepiting = Scylla serrata
29 Kera Ekor Panjang = Macaca fascicularis
30 Kijang = Muntiacus muntjak
31 Kodok Bufo = Terestris
32 Komodo = Faranus komodonsis
33 Kucing Bulu = Felix mamorata
34 Kukang = Tarsius Sp
35 Lebah Madu = Apis indica
36 Lele = Clarias batrachus
37 Lele = Clarias batrachus
38 Macan Kumbang = Panthera pardus
39 Merak = Pavo muticus
40 Merpati = Columbia livia
41 Orang Utan = Simia satyrus
42 Owa-Owa = Hilobates Sp
43 Penyu = Chelonia mydes
44 Rajungan = Neptunus pellagicus
45 Rusa Sambar = Cervus unicolor
46 Semut = Formicidae
47 Serigala = Canis lupus
48 Singa = Panthera leo
49 Trenggiling = Manis javanicus
50 Tupai Tanah = Tupaiia tanaa
51 Ubur Ubur = Aurella Sp
52 Undur Undur = Myrmelon ferutalis
Label:
Bahasa Ilmiah Hewan,
Latin
24.3.10
Sumber : dolite.co.cc by YUFRIZAL
DAFTAR NAMA LATIN HEWAN
Ternyata mencari nama-nama tersebut sempat kewalahan. tapi alhamduluillah akhirnya ketemu juga di DOLITE.co.cc
Berikut daftar nama-nama mereka :
SATWA
I. MAMALIA (Menyusui)
TUMBUHAN
I. PALMAE
SATWA
I. MAMALIA (Menyusui)
- Anoa depressicornis = Anoa dataran rendah, Kerbau pendek
- Anoa quarlesi = Anoa pegunungan
- Arctictis binturong = Binturung
- Arctonyx collaris = Pulusan
- Babyrousa babyrussa = Babirusa
- Balaenoptera musculus ==Paus biru
- Balaenoptera physalus = Paus bersirip
- Bos sondaicus = Banteng
- Capricornis sumatrensis = Kambing Sumatera
- Cervus kuhli; Axis kuhli = Rusa Bawean
- Cervus spp. = Menjangan, Rusa sambar (semua jenis dari genus Cervus)
- Cetacea = Paus (semua jenis dari famili Cetacea)
- Cuon alpinus = Ajag
- Cynocephalus variegatus = Kubung, Tando, Walangkekes
- Cynogale bennetti = Musang air
- Cynopithecus niger = Monyet hitam Sulawesi
- Dendrolagus spp. = Kanguru pohon (semua jenis dari genus Dendrolagus)
- Dicerorhinus sumatrensis = Badak Sumatera
- Dolphinidae = Lumba-lumba air laut (semua jenis dari famili Dolphinidae)
- Dugong = dugon Duyung
- Elephas indicus = Gajah
- Felis badia = Kucing merah
- Felis bengalensis = Kucing hutan, Meong congkok
- Felis marmorota = Kuwuk
- Felis planiceps = Kucing dampak
- Felis temmincki = Kucing emas
- Felis viverrinus = Kucing bakau
- Helarctos malayanus = Beruang madu
- Hylobatidae Owa, = Kera tak berbuntut (semua jenis dari famili Hylobatidae)
- Hystrix brachyura = Landak
- Iomys horsfieldi = Bajing terbang ekor merah
- Lariscus hosei = Bajing tanah bergaris
- Lariscus insignis = Bajing tanah, Tupai tanah
- Lutra lutra = Lutra
- Lutra sumatrana = Lutra Sumatera
- Macaca brunnescens = Monyet Sulawesi
- Macaca maura = Monyet Sulawesi
- Macaca pagensis Bokoi, = Beruk Mentawai
- Macaca tonkeana = Monyet jambul
- Macrogalidea musschenbroeki = Musang Sulawesi
- Manis javanica = Trenggiling, Peusing
- Megaptera novaeangliae = Paus bongkok
- Muntiacus muntjak = Kidang, Muncak
- Mydaus javanensis = Sigung
- Nasalis larvatus = Kahau, Bekantan
- Neofelis nebulusa = Harimau dahan
- Nesolagus netscheri = Kelinci Sumatera
- Nycticebus coucang = Malu-malu
- Orcaella brevirostris = Lumba-lumba air tawar, Pesut
- Panthera pardus = Macan kumbang, Macan tutul
- Panthera tigris sondaica = Harimau Jawa
- Panthera tigris sumatrae = Harimau Sumatera
- Petaurista elegans = Cukbo, Bajing terbang
- Phalanger spp. = Kuskus (semua jenis dari genus Phalanger)
- Pongo pygmaeus = Orang utan, Mawas
- Presbitys frontata = Lutung dahi putih
- Presbitys rubicunda = Lutung merah, Kelasi
- Presbitys aygula = Surili
- Presbitys potenziani = Joja, Lutung Mentawai
- Presbitys thomasi = Rungka
- Prionodon linsang = Musang congkok
- Prochidna bruijni = Landak Irian, Landak semut
- Ratufa bicolor = Jelarang
- Rhinoceros sondaicus = Badak Jawa
- Simias concolor = Simpei Mentawai
- Tapirus indicus = Tapir, Cipan, Tenuk
- Tarsius spp. = Binatang hantu, Singapuar (semua jenis dari genus Tarsius)
- Thylogale spp.= Kanguru tanah (semua jenis dari genus Thylogale)
- Tragulus spp. = Kancil, Pelanduk, Napu (semua jenis dari genus Tragulus)
- Ziphiidae = Lumba-lumba air laut (semua jenis dari famili Ziphiidae)
- Accipitridae = Burung alap-alap, Elang (semua jenis dari famili Accipitridae)
- Aethopyga exima = Jantingan gunung
- Aethopyga duyvenbodei = Burung madu Sangihe
- Alcedinidae = Burung udang, Raja udang (semua jenis dari famili Alcedinidae)
- Alcippe pyrrhoptera = Brencet wergan
- Anhinga melanogaster = Pecuk ular
- Aramidopsis plateni = Mandar Sulawesi
- Argusianus argus = Kuau
- Bubulcus ibis = Kuntul, Bangau putih
- Bucerotidae = Julang, Enggang, Rangkong, Kangkareng (semua jenis dari famili Bucerotidae)
- Cacatua galerita = Kakatua putih besar jambul kuning
- Cacatua goffini = Kakatua gofin
- Cacatua moluccensis = Kakatua Seram
- Cacatua sulphurea = Kakatua kecil jambul kuning
- Cairina scutulata = Itik liar
- Caloenas nicobarica = Junai, Burung mas, Minata
- Casuarius bennetti = Kasuari kecil
- Casuarius casuarius = Kasuari
- 89 Casuarius unappenddiculatus = Kasuari gelambir satu, Kasuari leher kuning
- Ciconia episcopus = Bangau hitam, Sandanglawe
- Colluricincla megarhyncha = Burung sohabe coklat
- Crocias albonotatus = Burung matahari
- Ducula whartoni = Pergam raja
- Egretta sacra = Kuntul karang
- Egretta spp. = Kuntul, Bangau putih (semua jenis dari genus Egretta)
- Elanus caerulleus = Alap-alap putih, Alap-alap tikus
- Elanus hypoleucus = Alap-alap putih, Alap-alap tikus
- Eos histrio = uri Sangir
- Esacus magnirostris = Wili-wili, Uar, Bebek laut
- Eutrichomyias rowleyi = Seriwang Sangihe
- Falconidae = Burung alap-alap, Elang (semua jenis dari famili Falconidae)
- Fregeta andrewsi = Burung gunting, Bintayung
- Garrulax rufifrons = Burung kuda
- Goura spp. = Burung dara mahkota, Burung titi, Mambruk (semua jenis dari genus Goura)
- Gracula religiosa mertensi = Beo Flores
- Gracula religiosa robusta = Beo Nias
- Gracula religiosa venerata = Beo Sumbawa
- Grus spp. = Jenjang (semua jenis dari genus Grus)
- Himantopus himantopus = Trulek lidi, Lilimo
- Ibis cinereus = Bluwok, Walangkadak
- Ibis leucocephala = Bluwok berwarna
- Lorius roratus = Bayan
- Leptoptilos javanicus = Marabu, Bangau tongtong
- Leucopsar rothschildi = Jalak Bali
- Limnodromus semipalmatus = Blekek Asia
- Lophozosterops javanica = Burung kacamata leher abu-abu
- Lophura bulweri = Beleang ekor putih
- Loriculus catamene = Serindit Sangihe
- Loriculus exilis = Serindit Sulawesi
- Lorius domicellus = Nori merah kepala hitam
- Macrocephalon maleo = Burung maleo
- Megalaima armillaris = Cangcarang
- Megalaima corvina = Haruku, Ketuk-ketuk
- Megalaima javensis = Tulung tumpuk, Bultok Jawa
- Megapoddidae = Maleo, Burung gosong (semua jenis dari famili Megapododae)
- Megapodius reintwardtii = Burung gosong
- Meliphagidae Burung sesap, Pengisap madu (semua jenis dari famili Meliphagidae)
- Musciscapa ruecki Burung kipas biru
- Mycteria cinerea Bangau putih susu, Bluwok
- Nectariniidae = Burung madu, Jantingan, Klaces (semua jenis dari famili Nectariniidae)
- Numenius spp. = Gagajahan (semua jenis dari genus Numenius)
- Nycticorax caledonicus = Kowak merah
- Otus migicus beccarii = Burung hantu Biak
- Pandionidae = Burung alap-alap, Elang (semua jenis dari famili Pandionidae)
- Paradiseidae = Burung cendrawasih (semua jenis dari famili Paradiseidae)
- Pavo muticus = Burung merak
- Pelecanidae = Gangsa laut (semua jenis dari famili Pelecanidae)
- Pittidae = Burung paok, Burung cacing (semua jenis dari famili Pittidae)
- Plegadis falcinellus = Ibis hitam, Roko-roko
- Polyplectron malacense = Merak kerdil
- Probosciger aterrimus = Kakatua raja, Kakatua hitam
- Psaltria exilis = Glatik kecil, Glatik gunung
- Pseudibis davisoni = Ibis hitam punggung putih
- Psittrichas fulgidus = Kasturi raja, Betet besar
- Ptilonorhynchidae = Burung namdur, Burung dewata
- Rhipidura euryura = Burung kipas perut putih, Kipas gunung
- Rhipidura javanica = Burung kipas
- Rhipidura phoenicura = Burung kipas ekor merah
- Satchyris grammiceps = Burung tepus dada putih
- Satchyris melanothorax = Burung tepus pipi perak
- Sterna zimmermanni = Dara laut berjambul
- Sternidae = Burung dara laut (semua jenis dari famili Sternidae)
- Sturnus melanopterus = Jalak putih, Kaleng putih
- Sula abbotti = Gangsa batu aboti
- Sula dactylatra = Gangsa batu muka biru
- Sula leucogaster = Gangsa batu
- Sula sula = Gangsa batu kaki merah
- Tanygnathus sumatranus = Nuri Sulawesi
- Threskiornis aethiopicus = Ibis putih, Platuk besi
- Trichoglossus ornatus = Kasturi Sulawesi
- Tringa guttifer = Trinil tutul
- Trogonidae = Kasumba, Suruku, Burung luntur
- Vanellus macropterus = Trulek ekor putih
- Batagur baska = Tuntong
- Caretta caretta = Penyu tempayan
- Carettochelys insculpta = Kura-kura Irian
- Chelodina novaeguineae = Kura Irian leher panjang
- Chelonia mydas = Penyu hijau
- Chitra indica = Labi-labi besar
- Chlamydosaurus = kingii Soa payung
- Chondropython viridis = Sanca hijau
- Crocodylus novaeguineae = Buaya air tawar Irian
- Crocodylus porosus = Buaya muara
- Crocodylus siamensis = Buaya siam
- Dermochelys coriacea = Penyu belimbing
- Elseya novaeguineae = Kura Irian leher pendek
- Eretmochelys imbricata = Penyu sisik
- Gonychephalus dilophus = Bunglon sisir
- Hydrasaurus amboinensis = Soa-soa, Biawak Ambon, Biawak pohon
- Lepidochelys olivacea = Penyu ridel
- Natator depressa= Penyu pipih
- Orlitia borneensis = Kura-kura gading
- Python molurus = Sanca bodo
- Phyton timorensis - Sanca Timor
- Tiliqua gigas = Kadal Panan
- Tomistoma schlegelii = Senyulong, Buaya sapit
- Varanus borneensis = Biawak Kalimantan
- Varanus gouldi=Biawak coklat
- Varanus indicus = Biawak Maluku
- Varanus komodoensis = Biawak komodo, Ora
- Varanus nebulosus = Biawak abu-abu
- Varanus prasinus = Biawak hijau
- Varanus timorensis = Biawak Timor
- Varanus togianus = Biawak Togian
- Cethosia myrina = Kupu bidadari
- Ornithoptera chimaera = Kupu sayap burung peri
- Ornithoptera goliath = Kupu sayap burung goliat
- Ornithoptera paradisea = Kupu sayap burung surga
- Ornithoptera priamus = Kupu sayap priamus
- Ornithoptera rotschldi = Kupu burung rotsil
- Ornithoptera tithonus = Kupu burung titon
- Trogonotera brookiana = Kupu trogon
- Troides amphrysus = Kupu raja
- Troides andromanche = Kupu raja
- Troides criton = Kupu raja
- Troides haliphron = Kupu raja
- Troides helena = Kupu raja
- Troides hypolitus = Kupu raja
- Troides meoris = Kupu raja
- Troides miranda = Kupu raja
- Troides plato = Kupu raja
- Troides rhadamantus = Kupu raja
- Troides riedeli = Kupu raja
- Troides vandepolli = Kupu raja
- Homaloptera gymnogaster = Selusur Maninjau
- Latimeria chalumnae = Ikan raja laut
- Notopterus spp. = Belida Jawa, Lopis Jawa (semua jenis dari genus Notopterus)
- Pritis spp. = Pari Sentani, Hiu Sentani (semua jenis dari genus Pritis)
- Puntius microps = Wader goa
- Scleropages formasus = Peyang malaya, Tangkelasa
- Scleropages jardini = Arowana Irian, Peyang Irian, Kaloso
- Anthiphates spp. Akar bahar, Koral hitam (semua jenis dari genus Anthiphates)
- Birgus latro = Ketam kelapa
- Cassis cornuta = Kepala kambing
- Charonia tritonis = Triton terompet
- Hippopus hippopus = Kima tapak kuda, Kima kuku beruang
- Hippopus porcellanus = Kima Cina
- Nautilus popillius = Nautilus berongga
- Tachipleus gigas = Ketam tapak kuda
- Tridacna crocea = Kima kunia, Lubang
- Tridacna derasa = Kima selatan
- Tridacna gigas = Kima raksasa
- Tridacna maxima = Kima kecil
- Tridacna squamosa = Kima sisik, Kima seruling
- Trochus niloticus = Troka, Susur bundar
- Turbo marmoratus = Batu laga, Siput hijau
TUMBUHAN
I. PALMAE
- Amorphophallus decussilvae = Bunga bangkai jangkung
- Amorphophallus titanum = Bunga bangkai raksasa
- Borrassodendron borneensis = Bindang, Budang
- Caryota no = Palem raja/Indonesia
- Ceratolobus glaucescens Palem Jawa
- Cystostachys lakka = Pinang merah Kalimantan
- Cystostachys ronda = Pinang merah Bangka
- Eugeissona utilis = Bertan
- Johanneste ijsmaria = altifrons Daun payung
- Livistona spp. = Palem kipas Sumatera (semua jenis dari genus Livistona)
- Nenga gajah = Palem Sumatera
- Phoenix paludosa = Korma rawa
- Pigafatta filaris = Manga
- Pinanga javana = Pinang Jawa
- Rafflesia spp. = Rafflesia, Bunga padma (semua jenis dari genus Rafflesia)
- Ascocentrum miniatum = Anggrek kebutan
- Coelogyne pandurata = Anggrek hitan
- Corybas fornicatus = Anggrek koribas
- Cymbidium hartinahianum = Anggrek hartinah
- Dendrobium catinecloesum = Anggrek karawai
- Dendrobium d’albertisii = Anggrek albert
- Dendrobium lasianthera = Anggrek stuberi
- Dendrobium macrophyllum = Anggrek jamrud
- Dendrobium ostrinoglossum = Anggrek karawai
- Dendrobium phalaenopsis = Anggrek larat
- Grammatophyllum papuanum = Anggrek raksasa Irian
- Grammatophyllum speciosum = Anggrek tebu
- Macodes petola = Anggrek ki aksara
- Paphiopedilum chamberlainianum = Anggrek kasut kumis
- Paphiopedilum glaucophyllum = Anggrek kasut berbulu
- Paphiopedilum praestans = Anggrek kasut pita
- Paraphalaenopsis denevei = Anggrek bulan bintang
- Paraphalaenopsis laycockii = Anggrek bulan Kaliman Tengah
- Paraphalaenopsis serpentilingua = Anggrek bulan Kaliman Barat
- Phalaenopsis amboinensis Anggrek bulan Ambon
- Phalaenopsis gigantea = Anggrek bulan raksasa
- Phalaenopsis sumatrana Anggrek bulan Sumatera
- Phalaenopsis violacose Anggrek kelip
- Renanthera matutina = Anggrek jingga
- Spathoglottis zurea = Anggrek sendok
- Vanda celebica = Vanda mungil Minahasa
- Vanda hookeriana = Vanda pensil
- Vanda pumila = Vanda mini
- Vanda sumatrana = Vanda Sumatera
- Nephentes spp. = Kantong semar (semua jenis dari genus Nephentes)
- Shorea stenopten = Tengkawang
- Shorea stenoptera = Tengkawang
- Shorea gysberstiana = Tengkawang
- Shorea pinanga = Tengkawang
- Shorea compressa = Tengkawang
- Shorea semiris = Tengkawang
- Shorea martiana = Tengkawang
- Shorea mexistopteryx = Tengkawang
- Shorea beccariana = Tengkawang
- Shorea micrantha = Tengkawang
- Shorea palembanica = Tengkawang
- Shorea lepidota = Tengkawang
- Shorea singkawang T= engkawang
Sumber : dolite.co.cc by YUFRIZAL
Label:
Latin,
Nama Ilmiah Hewan
22.3.10
Sabtu (20/3) PKS Kembali turun ke jalan untuk mendukung penyelamatan Masjid Suci ke-tiga Umat Islam, Masjid Al-Aqsha dan mendukung perjuangan rakyat Palestina. Aksi ini dilakukan dalam mensikapi aksi Zionis Israel yang terus menerus tanpa henti mengancam eksistensi Masjid Suci kiblat pertama umat Islam dengan membangun terowongan yang mengancam fondasi bangunan masjid.

Diiringi hujan, kader dan simpatisan PKS berkumpul di pelataran Monas, Sabtu (20/3), untuk menggelar aksi damai menolak rencana perobohan Masjid Al Aqsa di Jalur Gaza Palestina.
Hidayat Nur Wahid dan Sabam Sirait tampak di antara tokoh yang turut serta dalam aksi damai PKS tersebut.
Sabam Sirait, politikus senior PDI-Perjuangan: "Saya menghimbau seluruh kader PDIP untuk menolak berbagai bentuk penjajahan, termasuk penindasan yang dilakukan oleh bangsa Israel terhadap Palestina."

Pipit Jefrry Al Buchory, Nia Paramitha dan Puput Melati melantunkan "We Will not Go Down" (Song for Gaza)
Di antara tokoh yang hadir dalam Aksi Solidaritas untuk Rakyat Palestina adalah Ustadzah Yoyoh Yusroh yang baru saja kembali dari Palestina, Ketua DPW PKS Banten Irfan Maulidi, Ketua DPW PKS DKI Jakarta Tri Wisaksana, dan Hidayat Nur Wahid.
Hidayat Nur Wahid tampak di barisan terdepan longmarch yang diikuti 200.000 kader dan simpatisan PKS.
Kami tak akan rela Masjid Al Aqsha tersandera zionis Israel!
Jalan M.H. Thamrin dua arah dipadati dua ratus ribu massa PKS yang menyerukan dukungan kepada rakyat Palestina.
Sumber : pk-sejahtera.
Dukung Palestina
Written By Unknown on 22.3.10 | 22.3.10
Aksi Solidaritas
Diiringi hujan, kader dan simpatisan PKS berkumpul di pelataran Monas, Sabtu (20/3), untuk menggelar aksi damai menolak rencana perobohan Masjid Al Aqsa di Jalur Gaza Palestina.
Hidayat Nur Wahid dan Sabam Sirait tampak di antara tokoh yang turut serta dalam aksi damai PKS tersebut.
Sabam Sirait, politikus senior PDI-Perjuangan: "Saya menghimbau seluruh kader PDIP untuk menolak berbagai bentuk penjajahan, termasuk penindasan yang dilakukan oleh bangsa Israel terhadap Palestina."
Pipit Jefrry Al Buchory, Nia Paramitha dan Puput Melati melantunkan "We Will not Go Down" (Song for Gaza)
Di antara tokoh yang hadir dalam Aksi Solidaritas untuk Rakyat Palestina adalah Ustadzah Yoyoh Yusroh yang baru saja kembali dari Palestina, Ketua DPW PKS Banten Irfan Maulidi, Ketua DPW PKS DKI Jakarta Tri Wisaksana, dan Hidayat Nur Wahid.
Hidayat Nur Wahid tampak di barisan terdepan longmarch yang diikuti 200.000 kader dan simpatisan PKS.
Kami tak akan rela Masjid Al Aqsha tersandera zionis Israel!
Jalan M.H. Thamrin dua arah dipadati dua ratus ribu massa PKS yang menyerukan dukungan kepada rakyat Palestina.
Sumber : pk-sejahtera.
Label:
Multimedia
21.3.10
semua yang ada padamu
oh membuat diriku tidak berdaya
hanyalah untukmu
hanyalah bagimu
seluruh hidup dan cintaku
ungkapan itu mungkin memang berakar dihati. Tapi mengandung makna pengabdian dan penyerahan diri yang total kepada sang kekasih. Dan itu tidak boleh terjadi dalam cinta jiwa atau cinta sesama manusia. Itu hanya untuk Allah SWT.
Di sinilah letak tantangan bagi para pecinta; bagaimana menemukan ungkapan yang benar dan tepat bagi bara cinta yang meletup-letup dalam jiwa? Yang pertama tentu saja memastikan persoalan dasarnya; apakah memang ada bara dalam jiwa? Ini jelas sangat mendasar untuk memastikan bahwa “tidak ada dusta diantara kita”.
Yang kedua adalah menemukan kata yang benar dan tepat. Benar pada maknanya, tapi tepat melukiskan suasana jiwa. Ini membutuhkan penghayatan jiwa yang dalam, keakraban dengan diri sendiri yang kental, cita rasa keindahan dan kekayaan bahasa.
Melukis bara cinta dalam jiwa memang membutuhkan kata yang kuat agar baranya nyata dalam pandangan sang kekasih. Tapi kita harus menakar dengann objektif, seberapa panas bara yang hendak kita lukis. Ini untuk memastikan bahwa kata tidak melampaui panasnya bara, atau kata tidak melukis semua panas bara secara utuh.
Akhirnya memang, kejujuran dan kebenaran adalah kata kunci di balik semua dramatisasi cinta yang manis. Hanya itu. Jika tidak, pasti akan ada kesalahan dalam bahasa cinta kita. Tidak mudah memang, tapi begitulah cinta; selalu punya syaratnya sendiri.
Cinta Hanya Untuk Allah SWT
Written By Unknown on 21.3.10 | 21.3.10
Biar Dramatisasi Jadi Manis
Puisi yang terlalu seadanya memang tidak memberi rasa apa-apa. Puisi perlu greget. Perlu hentakan. Perlu dramatisasi. Begitu juga ungkapan cinta. Cinta hanya bekerja kalau ia membara. Dan beranya meletup-letup lewat kata.
Qur'an tidak mengingkari itu. Virus penyair yang disebut Qur'an sebenarnya terletak pada kadar kebohongan yang sering menyertai dramatisasi itu. Begitu juga ungkapan rasa cinta yang terlalu berlebihan sering mengandung kebohongan. Bisa karena tidak berakar dihati. Bisa juga kerena memang tidak mengandung kebenaran. Mungkin juga berakar dihati, tapi tidak mengandung kebenaran. Atau mengandung kebenaran, tapi tidak berakar dihati. Yang benar tapi tidak ada dihati adalah kebohongan. Yang tidak benar tapi ada dihati adalah kesalahan. Yang terakhir ini misalnya lagu berikut:semua yang ada padamu
oh membuat diriku tidak berdaya
hanyalah untukmu
hanyalah bagimu
seluruh hidup dan cintaku
ungkapan itu mungkin memang berakar dihati. Tapi mengandung makna pengabdian dan penyerahan diri yang total kepada sang kekasih. Dan itu tidak boleh terjadi dalam cinta jiwa atau cinta sesama manusia. Itu hanya untuk Allah SWT.
Di sinilah letak tantangan bagi para pecinta; bagaimana menemukan ungkapan yang benar dan tepat bagi bara cinta yang meletup-letup dalam jiwa? Yang pertama tentu saja memastikan persoalan dasarnya; apakah memang ada bara dalam jiwa? Ini jelas sangat mendasar untuk memastikan bahwa “tidak ada dusta diantara kita”.
Yang kedua adalah menemukan kata yang benar dan tepat. Benar pada maknanya, tapi tepat melukiskan suasana jiwa. Ini membutuhkan penghayatan jiwa yang dalam, keakraban dengan diri sendiri yang kental, cita rasa keindahan dan kekayaan bahasa.
Melukis bara cinta dalam jiwa memang membutuhkan kata yang kuat agar baranya nyata dalam pandangan sang kekasih. Tapi kita harus menakar dengann objektif, seberapa panas bara yang hendak kita lukis. Ini untuk memastikan bahwa kata tidak melampaui panasnya bara, atau kata tidak melukis semua panas bara secara utuh.
Akhirnya memang, kejujuran dan kebenaran adalah kata kunci di balik semua dramatisasi cinta yang manis. Hanya itu. Jika tidak, pasti akan ada kesalahan dalam bahasa cinta kita. Tidak mudah memang, tapi begitulah cinta; selalu punya syaratnya sendiri.
Label:
Anis Matta,
Serial Cinta



