Latest Post
Tampilkan postingan dengan label Foto Jurnalis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Foto Jurnalis. Tampilkan semua postingan
27.6.11
Foto Jurnalis Terbaru 2011
Written By Unknown on 27.6.11 | 27.6.11
![]() |
| Foto Tunggal (Jattman/pksdgl) |
Ini adalah jenis Foto Jurnalis terbaru 2011 sekaligus foto pertama dari Fotografer pemula di Sulawesi Tengah pada saat mengikuti Pelatihan Media PKS sesi pertama selama 2 jam. Ada dua jenis foto dalam dunia jurnalis, pertama Foto tunggal dan kedua Foto Story. Salah satu ciri Foto Jurnalis adalah kesesuaian antara tema dengan gambar. Terkadang para fotografer pemula menempatkan gambar tidak sesuai dengan cerita yang akan disampaikan bahkan tidak ada keterkaitan sama sekali. Sesungguhnya cerita awal yang akan diangkat dalam gambar ini adalah profil penjual sepedanya, ternyata setelah sampai dimeja editing, gambar tersebut tidak menggambarklan profilnya, tapi sedang tawar menawar harga. SEMOGA SEMAKIN BAIK DIMASA AKAN DATANG. AMIIIN.
Label:
Foto Jurnalis,
Foto Tunggal,
Galeri Foto
26.6.11
"Kegiatan ini bertujuan membangkitkan kesadaran media seluruh kader PKS. dan diharapkan mulai tahun ini kami memiliki stok sumberdaya manusia yang andal di bidang kehumasan dan media, minimal tiga orang disetiap kota/kabupaten di seluruh Indonesia " Ujar Wasekjen Bidang Media, Mahfudz Siddiq beberapa waktu lalu.
PELATIHAN MEDIA PKS SULTENG
Written By Unknown on 26.6.11 | 26.6.11
Penggunaan media sosial yang terus marak di Indonesia diarahkan pada ajakan untuk melakukan gerakan sosial, menyusul kekuatan dan dampaknya yang sangat besar dalam masyarakat.
Sosiolog Jejaring Sosial Roby Muhamad mengatakan media sosial memiliki kemampuan untuk mempengaruhi masyarakat, terutama bagi media yang kaya visual dan narasi melalui video.
Menurut dia, media sosial sekaligus dapat membentuk komunitas sosial yang berbeda sebagai pengikutnya, dengan menciptakan koordinasi tersendiri pada tiap komunitas tanpa harus dilakukan secara terpusat.(bisnis.com).
Menyikapi hal tersebut, Tim Media yang dimotori oleh para praktisi media berpengalaman dari berbagai media, baik cetak maupun elektronik, melakukan PELATIHAN MEDIA bersama Partai Keadilan sejahtera (PKS) Sulawesi Tengah di Kota Palu pada hari Sabtu, 25-26 Juni 2011.Para peserta yang terdiri dari utusan DPD-DPD dibekali materi tentang teknik menulis, teknik foto jurnalis, dan teknik videografi, maupun strategi kehumasan dan pengelolaan social media.
Menyikapi hal tersebut, Tim Media yang dimotori oleh para praktisi media berpengalaman dari berbagai media, baik cetak maupun elektronik, melakukan PELATIHAN MEDIA bersama Partai Keadilan sejahtera (PKS) Sulawesi Tengah di Kota Palu pada hari Sabtu, 25-26 Juni 2011.Para peserta yang terdiri dari utusan DPD-DPD dibekali materi tentang teknik menulis, teknik foto jurnalis, dan teknik videografi, maupun strategi kehumasan dan pengelolaan social media.
| (Ketua DPW PKS Sulteng) |
Diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya serta Mars PKS, acara pelatihan media ini dibuka secara resmi oleh Ketua DPW PKS Sulawesi Tengah H. Zainuddin Tambuala,MA.
Dalam sambutannya mengatakan bahwa Alllah SWT telah jelas mengabarkan hal tersebut dalam Alqur'an surat Al Hujurat ayat 6, bahwa "Jika seseorang yang fasiq datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya". Disinilah peran seorang jurnalis mengelola berita. Oleh karenanya siapapun dihadapan kita, mereka adalah objek dakwah kita. maka jangan antum lewati satupun momentum tanpa adanya sebuah informasi atau berita didalamnya. Syumuliatul Islam selalu mendampingi segala aktifitas kita sehari-hari, termasuk masalah media, fotografi dan videografi. "Kedepan semua kegiatan-kegiatan DPD akan dievaluasi langsung oleh tim media pusat sampai sejauhmana tingkat keberhasilan para peserta dalam mengikuti pelatihan kali ini", kata ustad ZEN sapaan akrab beliau dalam mengakhiri sambutannya.
Peserta kemudian dibagi menjadi 3 kelas yakni kelas Media, Foto Jurnalis dan Videografi, dan diakhir sesi para peserta langsung kelapangan untuk mempraktekan materi yang telah disampaikan sebagai bahan dasar informasi atau berita yang nantinya akan diedit langsung oleh para trainer.
"Hanya orang-orang yang memiliki kesabaran tinggi menekuni Profesi ini, bayangkan saja untuk membuat sebuah berita dalam bentuk foto story kita harus mengikuti event tersebut sampai selesai", ujar salah seorang peserta.
Peserta kemudian dibagi menjadi 3 kelas yakni kelas Media, Foto Jurnalis dan Videografi, dan diakhir sesi para peserta langsung kelapangan untuk mempraktekan materi yang telah disampaikan sebagai bahan dasar informasi atau berita yang nantinya akan diedit langsung oleh para trainer.
| (Salah satu peserta) |
Label:
Al qur'an,
Foto Jurnalis,
Foto story,
Pelatihan Media,
Sosial media
